
Ilustrasi perbedaan Nuzulul Qur
JawaPos.com - Malam Nuzulul Qur’an atau malam penurunan Al-Qur’an terjadi pada bulan suci Ramadhan. Dalam Islam bulan Ramadhan selalu menjadi bulan suci dan selalu yang ditunggu-tunggu.
Al-Qur’an diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bukti kenabiannya. Al-Qur’an tidak turun langsung sekaligus, melainkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun. Ayat pertama Al-Qur’an yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW adalah Al-Alaq ayat 1-5, surat ini diturunkan saat Nabi Muhammad berada di Gua Hira.
Ayat pertama Al-Alaq berbunyi; اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ yang artinya “bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!)
Al-Qur’an adalah kitab Allah SWT yang turunkan terakhir kepada Nabi terakhir. Dapat dikatakan bahwa Al-Qur’an adalah pelengkap dari kitab-kitab sebelumnya. Di dalamnya kaya akan sejarah, hukum, norma, akidah, dan ilmu pengetahuan. Nabi Muhammad SAW bersabda:
عن عثمانَ بن عفانَ رضيَ اللَّه عنهُ قال : قالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « خَيركُم مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ
وَعلَّمهُ » رواه البخاري
Yang artinya: "Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur'an dan mengajarkannya."
Dilansir laman uinsgd. Ada beberapa keutamaan dari malam turunnya Al-Qur’an ini, yaitu:
Al-Qur’an diturunkan sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW. Di malam ini, Rasulullah pertama kali menerima wahyu berupa Al-Qur'an dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril. Ayat yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah adalah surat Al-Alaq ayat 1-5 saat berada di Gua Hira pada tahun 610 M.
Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Al-Qur’an turun pada bulan suci Ramadhan yang di dalamnya ada Lailatul Qadr, atau malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Qadr ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
Artinya: “Lailatul Qadr lebih baik daripada 1000 bulan”
Rasulullah bersabda bahwa barangsiapa yang mengerjakan sholat pada malam lailatul qadr dengan penuh keimanan dan harapan kepada Allah SWT, maka akan diampuni segala dosa-dosanya.
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ، إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: Rasul SAW bersabda, "Siapa yang mengerjakan sholat pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah SWT, maka dosa-dosanya yang terdahulu diampuni." (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi & Ahmad).

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
