
Google Doodle 1 Agustus 2024 Menarik Perhatian, Ternyata Berkaitan dengan Selancar di Olympic Games Paris.
JawaPos.com - Ada yang menarik dalam tampilan Google Doodle pada Kamis, 1 Agustus 2024.
Pasalnya, Google Doodle kali ini mengusung tema selancar pada Olympic Games Paris 2024.
Lantas, bagaimana makna di balik Google Doodle kali ini?
Dikutip dari laman sortiraparis.com mengungkapkan sejarah dari berselancar hingga berujung pada olimpiade.
Awalnya, berselancar adalah praktik nenek moyang yang berasal dari Polinesia, khususnya Hawaii sejak abad ke-15.
Peselancar Polinesia menggunakan papan kayu solid yang diukir dari pohon asli seperti koa atau wiliwili. Kemudian, peselancar mempraktikkan “he’e nalu” yang berarti meluncur di atas ombak.
Selama berabad-abad, selancar menyebar ke seluruh dunia dan para juara pun membantu mempopulerkan olahraga ini. Jenis papan baru juga membantu menjadikan selancar lebih mudah diakses oleh masyarakat umum.
Selanjutnya, pada tahun 1950-1960-an, selancar menjadi simbol budaya pemuda Amerika yang kemudian menjadi olahraga kompetitif dengan penyelenggaraan berbagai kejuaraan dunia.
Contohnya yaitu Kejuaraan Liga Selancar Dunia yang mampu menarik peselancar profesional ke banyak wilayah pesisir dunia. Lalu, seperti apakah kompetisinya?
Kompetisi yang dilakukan adalah peselancar melakukan manuver dan trik di atas ombak.
Nah, dari aksi inilah yang dinilai oleh juri sesuai dengan variasinya. Sehingga, untuk mengikuti ajang ini tentu tidak mudah. Sebab, mulai dari jenis trik yang dilakukan dan tingkat kesulitannya dinilai.
Tak hanya itu, kecepatan, kekuatan, dan arus peselancar juga turut menjadi penilaian juri.
Di sisi lain, kampanye untuk memasukkan selancar ke olimpiade sebenarnya sudah ada sejak tahun 1920-an. Kala itu, Duke Kahanamoku menjadi atlet Hawaii dan juara gaya bebas Olimpiade tiga kali dan salah satu pionir selancar dunia.
Namun, baru pada Olimpiade Tokyo 2021 lalu, selancar muncul pertama kali sebagai olahraga tambahan.
Dan, kini hadir untuk kedua kalinya di Paris 2024 dengan Tahiti dan tempat legendarisnya Teahupo’o sebagai tuan rumah yang melibatkan wilayah luar negeri Prancis dalam kompetisi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
