
Sejumlah siswa kelas IX melakukan makan siang gratis di SMPN 2 Curug, Kab. Tangerang, Kamis (29/02/2024).
JawaPos.com - Program makam bergizi gratis yang diinisiasi Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinilai merupakan bentuk investasi sekaligus cara yang efektif bagi negara untuk memperbaiki nutrisi masyarakat.
Pakar Kesehatan Masyarakat Indonesia Hermawan Saputra optimistis, program makan siang gratis yang kini berganti nama menjadi makan bergizi gratis di pemerintahan menjadi investasi penting dan efektif untuk perbaikan gizi. Hal itu bisa jadi momentum yang baik apa bila program makan bergizi gratis benar-benar dikawal dengan baik, akan membawa Indonesia mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Efektif apabila dikawal oleh pakar kesehatan masyarakat, apabila dikawal oleh praktisi gizi kesehatan, artinya makanya ini kan harus bergeser daripada kampanye makan siang gratis menjadi makan bergizi gratis nah ide makan bergizi ini yang harus betul-betul memperbaiki nutrisi,” kata Hermawan kepada wartawan, Kamis (25/7).
Ketua Umum PP Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) ini mengatakan, harus ada intervensi pemerintah yang tepat untuk memperbaiki gizi agar anak-anak dan remaja Indonesia ke depan memiliki kognisi, intelegensi dan daya tahan tubuh yang prima.
Melalui program ini juga, Hermawan berharap dapat menjadi pintu masuk untuk pengendalian konsumsi berlebih terhadap gula, garam dan juga lemak yang mengakibatkan risiko penyakit.
“Jadi, kita akan memiliki cita-cita Indonesia emas 2045 jadi kalau kita berusaha betul-betul melakukan intervensi spesifik dengan tepat di saat usia anak dan remaja, maka 21 tahun ke depan itu akan berpengaruh terutama berdampak kepada aspek kognisi, daya nalar, daya pikir inteligensia, aspek daya tahan tubuh dan kondisi fisik dan aspek tumbuh kembang itu sendiri menjadikan bentuk-bentuk intervensi,” tegasnya.
Sebelumnya, Wapres RI terpilih Gibran Rakabuming Raka, memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional dengan menggelar uji coba program makan gratis di Bogor. Gibran memimpin langsung uji coba itu di SDN Sentul 002 dan 003.
Makanan yang disediakan memiliki anggaran Rp 14.900 per porsi. Gibran mengatakan, besaran anggaran per porsi mungkin tidak jauh dari range tersebut. Hal itu sekaligus mengklarifikasi isu yang digulirkan seorang ekonom yang menyebut jatah anggaran dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.
Gibran memastikan demi visi melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, negara tidak boleh terlalu mengirit. ”Kita tidak boleh pelit-pelit,” ujar Gibran, Selasa (23/7).
Dengan anggaran Rp 14.900 per porsi pada uji coba itu, Gibran mengklaim asupan yang didapat cukup ideal. Setiap siswa mendapat jatah nasi dengan lauk ayam dan sayur. Ada juga menu tambahan berupa pisang dan susu.
Dalam implementasinya nanti, mungkin saja besaran anggaran per daerah akan berbeda. Sebab, tiap daerah punya standar harga barang, biaya distribusi, hingga makanan khas beragam. ”Menunya (bisa) beda, tapi tidak mungkin anggarannya dikurangi sampai Rp 7.500,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
