
Ilustrasi Wamenkomdigi Nezar Patria mengecek MBG. (Istimewa).
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan, terutama terkait persoalan klasik di lapangan, mulai dari kualitas dapur, distribusi makanan, hingga pengawasan yang belum merata. Hal tersebut tak jarang membuat siswa keracunan massal.
Di tengah polemik tersebut, pendekatan berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai diuji sebagai solusi untuk memperbaiki tata kelola program dari hulu ke hilir.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, meninjau langsung implementasi MBG yang dijalankan oleh Grab–OVO baru-baru ini. Peninjauan dilakukan di sekolah penerima manfaat, dapur mitra UMKM, hingga pusat kendali atau Command Center berbasis AI.
Pendekatan ini menempatkan teknologi sebagai alat pengawasan terintegrasi, yang memantau proses penyediaan makanan secara real-time, dari dapur hingga diterima siswa.
Sistem tersebut dirancang untuk mengidentifikasi potensi risiko lebih dini, termasuk soal keamanan pangan dan keterlambatan distribusi yang selama ini kerap dikeluhkan.
“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan publik secara nyata. Dalam program seperti MBG, teknologi berperan penting bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk memperkuat pengawasan, akuntabilitas, keamanan proses, serta mitigasi risiko secara lebih dini,” ujar Nezar.
Ia menambahkan, dari hasil peninjauan di berbagai titik, transformasi digital dinilai mampu mendorong tata kelola program yang lebih transparan dan terukur.
Selama ini, pengawasan manual dinilai memiliki keterbatasan dalam menangkap dinamika operasional yang kompleks di lapangan. Dengan skema berbasis AI, pemantauan dilakukan secara terpusat melalui Command Center, yang terhubung dengan sistem digital di setiap tahapan distribusi.
Model ini memungkinkan adanya pelacakan proses secara menyeluruh, mulai dari kesiapan dapur UMKM, proses produksi, pengiriman, hingga umpan balik dari sekolah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menutup celah penyimpangan sekaligus meningkatkan standar keamanan pangan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
