
Kepala BP2MI Benny Rhamdani. (Istimewa)
JawaPos.com - Permintaan tenaga sektor kesehatan di berbagai negara hingga saat ini cukup tinggi. Namun, Indonesia hanya mampu menempatkan sebanyak 30 persen setiap tahunnya.
Untuk itu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendorong perguruan tinggi untuk menangkap peluang kerja di luar negeri.
"Satu tahun ini total (PMI) yang dibutuhkan itu satu juta, bayangkan. Cuman memang kita hanya mampu menempatkan 30 persen setiap tahun dari kebutuhan lapangan kerja," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani melalui keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/7).
Melihat peluang yang sangat besar, BP2MI mendorong para mahasiswa untuk mengambil peluang tersebut. Hal itu disampaikan di depan ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten setelah menandatangani nota kesepahaman.
Berdasarkan data BP2MI dari 2007 sampai dengan 27 Juni 2024 terdapat 5.067.984 tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Dalam empat tahun terakhir, 820.004 PMI telah ditempatkan di berbagai negara.
Sebanyak 30.165 orang ditempatkan menggunakan skema kerja sama antar pemerintah atau Government to Government (G to G) di Korea Selatan, Jepang dan Jerman selama periode 2020 sampai akhir Juni 2024.
Benny menyebut, banyak kesempatan yang bisa diraih masyarakat Indonesia dan tinggal mendorong ke negara penempatan yang sesuai dengan beragam sektor pekerjaan. Namun di sisi lain tenaga kerja Indonesia juga, kata dia, bersaing dengan negara-negara lain yang ingin menempatkan warganya di luar negeri.
"Siapkan mereka agar memiliki kompetensi, keahlian, keterampilan di sektor pekerjaan yang akan mereka pilih dan kemampuan berbahasa," kata Benny.
Untuk itu dia mengatakan BP2MI terus mendorong adanya kesesuaian antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dengan pekerjaan yang tersedia di luar negeri melalui link and match.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
