Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juli 2024 | 05.35 WIB

Resmikan STAHN Jawa Dwipa, Menteri Agama Juga Luncurkan Kitab Suci Agama Hindu Ramah Disabilitas

Menag Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Jawa Dwipa Klaten, Jawa Tengah, di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (9/7). (HUMAS KEMENAG) - Image

Menag Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Jawa Dwipa Klaten, Jawa Tengah, di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (9/7). (HUMAS KEMENAG)

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan Kitab Suci Agama Hindu Ramah Disabilitas. Peluncuran itu bersamaan dengan peresmian Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Jawa Dwipa Klaten, Jawa Tengah, di Pura Mangkunegaran, Solo.

STAHN Jawa Dwipa sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Hindu Dharma (STHD). Saat ini telah resmi menjadi menjadi lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) pertama di Pulau Jawa.

Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan bangsa. Dengan adanya STAHN Jawa Dwipa, diharapkan akan lahir generasi muda Hindu yang unggul dalam bidang akademis. "Selain itu juga memiliki integritas, moralitas, dan spiritualitas yang kuat,” tutur Yaqut dalam sambutannya di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (9/7) malam.

Pada kesempatan yang sama, Yaqut membuka secara resmi event besar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu), yaitu festival keagamaan Hindu Utsawa Dharmagita (UDG) Nasional XV 2024.

Lebih jauh mantan Ketua Umum GP Ansor itu mengatakan, STAHN Jawa Dwipa diharapkan mampu menjadi pusat keunggulan (center of excellence) dalam pendidikan agama Hindu di Pulau Jawa. Dengan kurikulum yang integratif dan inovatif, serta dukungan dari tenaga pengajar yang kompeten. "Saya yakin STAHN Jawa Dwipa akan mampu melahirkan lulusan-lulusan yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara," imbuhnya.

Sementara itu, dalam peluncuran Kitab Suci Agama Hindu Ramah Disabilitas, Menteri Agama mengatakan bahwa Indonesia telah lama dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, dan inklusivitas.

Menurut dia, kehadiran Kitab Suci Agama Hindu Ramah Disabilitas merupakan wujud dari komitmen memberikan perhatian khusus kepada umat Hindu dari kalangan disabilitas. "Inisiatif untuk menghadirkan Kitab Suci Agama Hindu dalam format yang ramah bagi penyandang disabilitas adalah langkah nyata yang sangat mulia,” tuturnya.

Kitab suci merupakan pedoman hidup yang penting bagi setiap umat beragama. Oleh karena itu, akses yang setara terhadap kitab suci adalah hak dasar yang harus dipenuhi. Dengan adanya kitab suci yang ramah disabilitas, Menag berharap bahwa semua umat Hindu, tanpa terkecuali, dapat mengakses dan memahami ajaran-ajaran suci yang terkandung di dalamnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija mengungkapkan, saat ini menjadi menjadi momen bersejarah bagi umat Hindu khususnya di Pulau Jawa. Dengan perubahan status STHD menjadi STAHN Jawa Dwipa, artinya ada satu satunya kampus negeri berbasis keagamaan Hindu di Pulau Jawa.

Lebih jauh Prof. Duija mengatakan, Ditjen Bimas Hindu tahun 2024 mengadakan Kitab Suci bagi penyandang disabilitas sebanyak 242 set dengan rincian dalam bentuk braille sebanyak 82 set, audio book 80 set, dan dalam bentuk bahasa isyarat sebanyak 80 set.

Pustaka Suci Upadesa dan Panca Sraddha dipilih sebagai sumber Ajaran Agama Hindu dalam bentuk Braille, Audio book untuk penyandang disabilitas Tuna Netra, dan Pustaka Suci Panca Sraddha dalam bentuk bahasa isyarat untuk penyandang disabilitas Tuna Rungu. Adapun Penyediaan Kitab Suci Hindu ramah disabilitas itu bekerja sama dengan Yayasan Mitra Netra Jakarta Selatan dan Genta Media Kreasi Jakarta Timur.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore