Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2023 | 01.11 WIB

Gelar Angkutan Balik Gratis, BPKH Pastikan Tidak Pakai Dana Haji

Kepala BPKH Fadlul Imansyah (kiri) bersama Anggota BPKH Amri Yusuf (kanan) di Jakarta (10/4). - Image

Kepala BPKH Fadlul Imansyah (kiri) bersama Anggota BPKH Amri Yusuf (kanan) di Jakarta (10/4).

JawaPos.com-Mendekati Lebaran sejumlah instansi menggelar kegiatan sosial angkutan mudik gratis. Sementara itu Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar angkutan balik gratis. Mereka memastikan program yang menelan anggaran Rp 1,6 miliar itu tidak menggunakan dana haji.

Program angkutan balik gratis itu dipaparkan Kepala BPKH Fadlul Imansyah dan Anggota BPKH Amri Yusuf di Jakarta pada Senin (10/4). Fadlul mengatakan BPKH ingin menjalankan program yang sedikit berbeda. ’’Kami menggelar program Balik Kerja Bareng BPKH. Tujuannya memberikan inovasi layanan yang baru untuk masyarakat,’’ katanya.

Fadlul mengatakan angkutan balik tidak kalah penting dengan angkutan mudik. Bahkan pada saat momen angkutan balik, ada kalanya pekerja sudah kehabisan uang. Karena uang tabungannya terpakai untuk angkutan mudik dan keperluan berlebaran di kampung halaman.

’’Kegiatan ini bersumber dari dana abadi umat. Melalui program kemaslahatan,’’ tandasnya. Dia mengatakan berdasarkan kajian Kementerian Perhubungan, tujuan arus mudik terbesar adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jogjakarta. Untuk itu BPKH menjalankan program angkutan balik gratis dari tiga provinsi tersebut.

Fadlul mengatakan yang bisa mengikuti program angkutan balik gratis itu adalah pekerja atau karyawan. Bagi mereka yang sudah terdaftar sebagai calon jemaah haji, akan mendapatkan prioritas. BPKH dalam kegiatan angkutan balik gratis itu juga akan sosialisasi pendaftaran haji untuk masyarakat.

Anggota BPKH Amri Yusuf menegaskan bahwa anggaran yang dipakai untuk menggelar angkutan balik gratis itu bukan dari dana haji. Sebaliknya program tersebut menggunakan hasil pengelolaan dana abadi umat. Seperti diketahui BPKH selain mengelola dana haji yang bersumber dari setoran awal pendaftaran haji, juga mengelola dana abadi umat.

’’Momen angkutan balik gratis ini sekaligus jadi sosialisasi soal dana abadi dan dana kemaslahatan,’’ katanya. Amri mengatakan saat ini dana abadi umat yang dikelola BPKH mencapai Rp 3 triliun lebih. Dari dana tersebut, hasil pengelolaan setiap tahunnya mencapai Rp 200 miliar lebih. Dia menegaskan yang boleh dipergunakan untuk program kemaslahatan, hanya dari dana hasil pengelolaan. Uang pokoknya tidak boleh diutak-atik.

Amri mengatakan banyak sekaligus kegiatan kemaslahatan umat yang bisa didanai dari nilai manfaat dana abadi umat. Diantaranya adalah program pendidikan dan perbaikan sarana-prasarana ibadah umat Islam. Seperti masjid, musala, dan lainnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore