Ilustrasi sapi
JawaPos.com - Ketua Komisi IV DPR Sudin memimpin rapat bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di Jakarta pada Rabu (12/6). Rapat tersebut diantaranya membahas soal penanganan hutan sampai dengan isu pencemaran udara.
Di sela rapat, Sudin menyampaikan soal pencemaran yang dipicu gas metana. "Kentut sapi menghasilkan gas metana besar sekali," katanya. Menurut dia, gas metana yang dihasilkan dari kentut sapi itu, sejatinya bisa dicegah. Yaitu dengan mengubah pakan sapi sehari-hari.
Politisi partai PDI Perjuangan itu mengatakan, diantara upaya menurunkan gas metana dari kentut sapi itu adalah mengganti makanan sapi menjadi rumput laut. Namun kendalanya berat di ongkos. Untuk saat ini, memberi makan sapi dengan rumut laut biayanya lebih besar dibandingkan dengan rumput pada umumnya.
Untuk diketahui sumber emisi gas metana bisa bersifat alami dan antropogenik. Gas metana yang bersifat alami diantaranya dari lahan basah, gas vulkanik, maupun dari kasus kebakaran hutan. Sementara itu sumber gas metana dari aktifitas antropogenik diantaranya dari peternakan sapi, pembangunan batu bara, gas, maupun minyak.
Secara garis besar ada lima dampak negatif gas metana bagi alam atau lingkungan. Diantaranya adalah dampak pemanasan global atau efek rumah kaca. Untuk diketahui, gas metana dari kentut sapi atau yang lainnya, memiliki efek rumah kaca lebih kuat dibandingkan karbon dioksida.
Dampak negatif lainnya adalah memiliki pengaruh terhadap kesehatan manusia. Peningkatan suhu global yang disebabkan oleh metana juga bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit. Seperti penyakit pernapasan, penyakit kulit, dan penyakit menular yang terkait dengan perubahan iklim.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
