Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juni 2024 | 20.53 WIB

Lolos Jadi Polisi Tanpa Tes, Briptu Rian Dwi Wicaksono Briptu Fadhilatun Nikmah Pernah Diperkenalkan sebagai Alumni Berprestasi di SMAN Ploso

Briptu Rian Dwi Wicaksono Briptu Fadhilatun Nikmah. - Image

Briptu Rian Dwi Wicaksono Briptu Fadhilatun Nikmah.

JawaPos.com - Iptu Kasnasin masih sempat bertemu dengan Briptu Rian Dwi Wicaksono sehari sebelum insiden memilukan itu terjadi. Bahkan, Kasihumas Polres Jombang itu masih sempat berbincang dengan koleganya yang bertugas di Satsabhara Polres Jombang tersebut.

Sehari-hari, kenang Kasnasin, Rian juga tidak menunjukkan tanda-tanda ada masalah keluarga yang menimpanya. ”Karena anaknya juga diam, tapi kalau diajak komunikasi juga bagus sekali,” jelasnya di sela menghadiri pemakaman secara kedinasan Rian di Dusun Sambong, Desa Sumberjo, Jombang, Jawa Timur, kemarin (9/6).

Sebagaimana yang dilansir Jawa Pos Radar Jombang, Briptu Rian, 27, maupun istrinya, Briptu Fadhilatun Nikmah, 28, sama-sama alumni SMAN Ploso, Jombang. Dila satu angkatan di atas Rian. Keduanya berasal dari dusun yang sama dan diketahui menjalin hubungan setelah sama-sama menjadi polisi.

”Seingat saya, di sekolah pernah dikenalkan guru-guru karena lolos jadi anggota polisi jalur prestasi tanpa tes,” kenang Asri, adik kelas satu angkatan di bawah Rian, ketika dihubungi Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin.

Di lingkungan kerjanya, Dila juga dianggap sebagai sosok polwan yang kalem dan tak neko-neko. Dia pernah bertugas di satsabhara (satuan Samapta Bhayangkara) sebelum belakangan pindah ke bagian SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Mojokerto Kota.

Dari luar, rumah tangga mereka juga dikenal harmonis. Baru dua minggu ini Dila masuk kerja setelah menjalani cuti hamil. Sekitar tiga bulan lalu, pasangan Rian dan Dila dikaruniai bayi laki-laki kembar. Melengkapi anak pertama mereka yang juga laki-laki.

Jadi, tragedi memilukan pada Sabtu (8/6) di rumah keduanya di Asrama Polisi Polres Mojokerto Kota mengagetkan semua orang. Rian meninggal di rumah sakit setelah mengalami luka bakar sekitar 90 persen. Dila ditetapkan sebagai tersangka.

Soal persoalan ekonomi yang menjadi pemicu, terutama Rian yang kerap menghabiskan gaji untuk berjudi online slot, beberapa polisi yang ditanyai Jawa Pos Radar Mojokerto soal kabar tersebut tidak tahu. Sumber lain di Polres Mojokerto Kota menyebut, sejak Sabtu (8/6), divisi propam menggali keterangan ke sejumlah polwan untuk menelusuri kejadian tersebut. Khususnya polwan yang pernah bertugas dan mendapat cerita dari Dila terkait dengan kehidupannya.

Di Dusun Sambong, keluarga Rian masih enggan diwawancarai. Yang pasti, selaku perwakilan keluarga, Ninik Tri menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf atas kesalahan yang diperbuat Rian selama berdinas. ”Mohon maaf ya, kami sedang berduka,” tuturnya. (adi/fen/fid/naz/c14/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore