Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Mei 2024 | 23.51 WIB

Tak Kapok Jalani Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik, Nurul Ghufron Berniat Maju Lagi jadi Calon Pimpinan KPK Periode 2024-2029

 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (14/5).

 
 
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengaku akan maju lagi mengikuti seleksi calon pimpinan (capim) KPK untuk periode 2024-2029. Hal itu disampaikan Ghufron usai menjalani pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman prilaku di kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).
 
Ghufron menyatakan, keputusan itu sejalan dengan pengajuan judicial review atau uji materi terkait batas usai calon pimpinan KPK dan masa jabatan menjadi lima tahun di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan dirinya beberapa waktu lalu.
 
“Saya dengan kemudian merasa 2022, pada saat ini ada regulasi yang menghambat saya (untuk menyalonkan lagi), kemudian saya JR (judicial review), artinya hajat saya anda bisa memahami ya,” kata Ghufron.
 
Ghufron enggan menjelaskan lebih lanjut, terkait rencananya untuk kembali maju dalam seleksi calon pimpinan KPK. Menurutnya, salah satu kesiapannya yakni telah mengajukan gugatan judicial review dan dikabulkan MK.
 
“Niatan saya dengan JR pada 2022, itu enggak perlu ditanyakan (sejalan dengan tahapan pencalonan sekarang),” tegas Ghufron.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menggodok nama-nama calon anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas. Nantinya, Pansel itu akan berisikan sembilan orang, yang komposisinya lebih banyak dari unsur pemerintah.
 
"Adapun keanggotaan pansel tersebut akan berjumlah 9 orang yang terdiri dari 5 orang dari unsur pemerintah dan 4 orang dari unsur masyarakat yang akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden," ujar Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana dikonfirmasi, Kamis (9/5).
 
Ari memastikan, proses pengisian nama-nama Pansel Capim dan Dewas KPK akan mempertimbangkan masukan dari masyarakat. Sehingga diharapkan mendapatkan tim Pansel yang berintegritas.
 
 
"Nama-nama calon anggota Pansel Capim dan Dewas KPK masih terus digodok dengan memperhatikan harapan-harapan masyarakat untuk mendapatkan anggota Pansel yang kredibel dan berintegritas," ucap Ari.
 
Rencananya, Pansel Capim dan Dewas KPK akan diumumkan pada bulan Mei ini. Pembentukan Pansel dilakukan, lantaran masa jabatan Pimpinan dan Dewas KPK akan selesai pada akhir tahun ini. 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore