Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2024 | 02.20 WIB

Wamen LHK Sebut Air Sangat Berpotensi Menjadi Faktor Perang di Masa Depan

Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong dalam Konvensi Badan Kejuruan Lingkungan di Jakarta, Sabtu (27/4/2024). ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah. - Image

Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong dalam Konvensi Badan Kejuruan Lingkungan di Jakarta, Sabtu (27/4/2024). ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah.

JawaPos.com - Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong menyatakan air sangat berpotensi menjadi faktor perang di masa depan bagi negara-negara di dunia karena kapasitasnya yang semakin berkurang akibat terancam oleh permasalahan lingkungan, dikutip dari ANTARA.

“Air tawar bisa menjadi faktor perang masa depan. Kita bukan perang karena bahan bakar minyak ke depan, tapi perang air,” katanya dalam Konvensi Badan Kejuruan Lingkungan di Jakarta, Sabtu (27/4).

Alue Dohong menjelaskan, saat ini saja ketersediaan air sudah semakin berkurang dari waktu ke waktu, seperti yang terjadi di Afrika dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi juga di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Mobil Kijang Milik Warga Karangasem Terbakar saat Terarkir di Garasi Sewaan di Jalan Ngurah Rai

Ketersediaan air bersih dan layak bagi kebutuhan sehari-hari semakin menipis mengingat lingkungan saat ini sudah didominasi oleh sampah maupun bentuk pencemaran lainnya baik di sungai, tanah, dan, lain-lain.

“Kalau orang mau bertahan hidup dia harus minum jadi daripada saya mati saya bunuh-bunuhan saja buat dapat air itu,” katanya.

Oleh sebab itu, Alue Dohong mengingatkan hal tersebut menjadi tantangan bagi para insinyur teknik lingkungan untuk bisa mengembangkan pengelolaan air terutama yang murah bagi masyarakat.

Baca Juga: 8 Hal yang Membuat Pria Tertarik pada Perempuan secara Fisik Menurut Ilmuwan, Warna Pakaian Sangat Berpengaruh

Para insinyur memiliki tugas untuk memurnikan sumber-sumber air yang saat ini menjadi tempat tumpukan sampah dan buangan limbah, sehingga potensi perang karena air di masa depan tidak terjadi.

“Para insinyur bisa mengembangkan pengolahan air murah. Air ini penting. Air, sungai, dan tanah sekarang sudah menjadi tempat tumpukan sampah dan buangan limbah,” kata Alue Dohong.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore