Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 April 2024 | 01.52 WIB

Jokowi Bilang Indonesia Masih Punya PR Terkait Stunting hingga Angka Kematian Akibat Penyakit Tak Menular

Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai bermain bola bersama anak-anak di Lapangan Bola Kompi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (21/4). Foto: Setpres

 
 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah (PR) terkait masalah kesehatan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Hal itu mulai dari masalah stunting hingga angka kematian akibat penyakit tidak menular.
 
 
Jokowi menerangkan, masalah stunting hingga saat ini masih menjadi PR lantaran kasusnya masih di angka 21,5 persen dari target menjadi 14 persen. Menurutnya, mengatasi stunting bukanlah hal yang mudah dan perlu melibatkan berbagai sektor untuk mengatasinya.
 
"Stunting akhir tahun kemarin angkanya masih 21,5% sudah turun, tapi seharusnya Kita mencapai 14%," ujarnya dalam kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 24-25 April 2024, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten.
 
Namun begitu, ia mengakui bahwa pengentasan stunting membutuhkan banyak kerja sama dari berbagai pihak.
 
"Tapi saya hitung ini tidak mudah, untuk mengatasinya program ini harus terintegrasi" kata Jokowi.
 
Selain stunting, persoalan yang menjadi sorotannya juga adalah tingginya angka Kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM). Jokowi menyebut tiga penyakit PTM yang menyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia yakni penyakit stroke sebanyak 330 ribuan kasus Kematian, penyakit jantung sekitar 300 ribu kematian, dan kanker juga mencapai 300 ribu kasus Kematian.
 
Sementara terkait alat kesehatan presiden menyebut hampir seluruh Puskesmas kini telah mendapatkan alat penunjang pemeriksaan kesehatan seperti USG dan juga EKG. Begitu juga dengan rumah sakit di daerah telah memperoleh tambahan alat kesehatan yang diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
 
 
"Beberapa daerah telah menerima seperti alat CT scan, cath lab, namun ruanganya belum mendukung. Pak Menteri beri contoh ruangan yang benar seperti apa, biar Direktur rumah sakit bisa melihat," Terang Jokowi. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore