
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (tengah) foto bersama Panglima Koopsudnas yang lama Marsdya TNI M Tonny Harjono (kiri) dan Panglima Koopsudnas yang baru Marsdya TNI Tedi Rizalihadi (kanan).
JawaPos.com – Marsekal Madya TNI Tonny Harjono bakal menggantikan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo sebagai kepala staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Kepastian itu diperoleh setelah Presiden Joko Widodo menandatangani keputusan presiden (keppres) tentang penggantian KSAU.
Agenda serah terima jabatan KSAU pun sudah disiapkan Mabes TNI-AU. Seremoni tersebut diadakan di Pangkalan Udara TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, besok (4/4).
Meski begitu, adik ipar Iriana Jokowi tersebut meminta semua pihak sabar menunggu pengumuman resmi. Dia belum tahu soal keppres penggantian KSAU. ”Mohon doa restunya. Saya malah belum tahu,” kata dia saat ditanya awak media di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, kemarin (2/4).
Tonny merupakan perwira tinggi bintang tiga TNI-AU yang kini bertugas sebagai panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II. Namanya memang masuk dalam bursa pengganti Fadjar.
Selain berpengalaman sebagai penerbang tempur, Tonny pernah bertugas di dekat Presiden Joko Widodo saat menjadi ajudan presiden pada 2014–2016 dan menjabat Sesmilpres pada 2020–2022.
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas, Tonny memiliki rekam jejak penugasan dan pendidikan yang mumpuni. Sebagai alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) 1993, Tonny juga punya masa penugasan yang masih cukup panjang. Yakni, sekitar 5 tahun 7 bulan. ”Faktor sisa usia pensiun tentu saja krusial untuk dijadikan pertimbangan dalam memilih KSAU ke depan,” ungkap Anton.
Menurut dia, kepala staf harus punya masa tugas yang cukup. Tidak boleh terlalu pendek atau terlalu panjang. Sebab, hal tersebut bakal berpengaruh terhadap regenerasi organisasi.
Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di tubuh TNI, lanjut Anton, KSAU baru harus mampu meningkatkan kesiapan Angkatan Udara secara signifikan. Baik kesiapan personel maupun alutsista.
”Di tengah dinamika geopolitik regional dan global yang tidak menentu saat ini, kesiapan TNI-AU yang prima tentu saja menjadi salah satu kunci,” tegas dia. Apalagi bila melihat pengadaan alutsista untuk TNI-AU beberapa tahun ke depan. (syn/c14/ttg)
---
JEJAK KARIER MARSEKAL MADYA TNI TONNY HARJONO
• Ajudan presiden (2014)
• Danlanud Adi Soemarmo (2016)
• Danlanud Halim Perdanakusuma (2018)
• Staf khusus KSAU (2020)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
