
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pentingnya pemanfaatan bonus demografi dalam target Indonesia Emas 2045 dalam kick off Indonesia Future Network.
JawaPos.com–Dalam kick off Indonesia Future Network, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pentingnya pemanfaatan bonus demografi dalam target Indonesia Emas 2045. Jika tak bisa memanfaatkan bonus demografi, Indonesia tak akan menjadi negara maju.
”Pak Presiden sudah mengingatkan Indonesia Emas pada tahun 2045. Itu artinya, Indonesia harus menjadi negara maju,” kata Budi.
Menurut Budi Gunadi, pendapatan nasional bruto atau gross national income (GNI) bisa tembus hingga US$ 13 ribu saat terjadi bonus demografi. Bonus demografi adalah masa di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibanding usia non produktif (65 tahun ke atas).
”Kenapa kesehatan itu penting bagi sebuah negara, karena dalam sejarah bangsa-bangsa di dunia, bangsa yang bisa menembus ke angka 13 ribu GNI per kapita, itu terjadi saat-saat yang spesifik. Yaitu saat bonus demografi,” terang Budi.
Menurut dia, jika gagal memanfaatkan bonus demografi, negara tersebut akan terjebak di negara menengah.
”Negara yang gagal GNI 13 ribu di saat bonus demografi, atau lima tahun sesudahnya, itu akan selamanya di negara menengah atau middle income trap, terjebak dia karena tak ada momentum lagi,” papar Budi.
Indonesia Future Network adalah forum eksklusif untuk mempertemukan potential leaders yang telah menempatkan posisi middle top management di lintas sektor dengan para menteri terkait untuk memastikan legasi Presiden Jokowi menjadi fondasi inovasi bagi stakeholder masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Peserta IFN dipilih melalui proses kurasi ketat (talent scouting) oleh tim Kantor Staf Presiden dengan proyeksi para talenta terkait kualitas yang istimewa, reputasi, dan potensi, menjadi pionir 5-10 tahun mendatang untuk memimpin di sektor strategis masing-masing.
IFN merupakan program kolaborasi dari Kantor Staf Presiden, Kemenpora, Bappenas, Perkumpulan Warga Muda, Pijar Foundation, Huawei, dan Privy.
Acara kick off dilaksanakan di Bina Graha kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/3). Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, IFN juga turut merumuskan kebijakan-kebijakan menuju Indonesia Emas 2045 melalui berbagai diskusi.
”Hasil dari setiap diskusi akan menjadi rekomendasi bagi pemerintah saat ini maupun pemerintahan yang akan datang,” kata Moeldoko.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
