
Pj Wali Kota Serang, Yedi Rahmat (tengah) sidak loket Damri di KSB Kota Serang, Rabu (20/3/2024). (ANTARA/HO-Pemkot)
JawaPos.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Serang Yedi Rahmat memberikan peringatan keras kepada pihak penyedia jasa angkutan transportasi DAMRI Cabang Kota Serang untuk membuka loket di dalam Terminal Pakupatan Kota Serang, Banten.
Dilansir JawaPos.com dari Antara, Sabtu (23/3), hal itu menyusul adanya aktivitas DAMRI Cabang Kota Serang yang menaik-turunkan penumpang bukan di area terminal resmi.
"Secara aturan perundang-undangan semua bus harus masuk ke Terminal Tipe A Pakupatan. Sehingga tidak boleh ada satupun yang mendirikan terminal bayangan atau terminal liar di luar Terminal Pakupatan," kata Yedi.
Dia mengungkapkan, terminal liar masih ditemukan di kawasan Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.
Terkait hal itu, Yedi menegaskan, akan berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo jika pihak DAMRI Serang menolak untuk ditertibkan.
Hal itu bisa dengan mudah dilakukannya, sebab, DAMRI sendiri merupakan perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seharusnya menjadi contoh banyak pihak.
“Saya tegaskan. Mulai besok, harus ada di Terminal Pakupatan, tidak ada penolakan, kalau sampai ada penolakan saya akan berkirim surat ke Presiden langsung,” ucapnya.
Baca Juga: Bus DAMRI Tanjung Redeb Mengalami Kenaikan pada Puncak Arus Mudik Lebaran, Segini Tarifnya
Hal itu juga diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam pelaksanaan pengangkutan harus sesuai dengan peraturan terkait menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam terminal.
“Itu secara aturan perundang-undangan. Tidak boleh ada yang mendirikan terminal bayangan atau liar, dan ini tugas dari Pemkot Serang untuk menertibkan,” katanya.
Tak sampai situ, pihaknya juga meminta agar DPR RI Komisi V dapat memanggil Dirut DAMRI, untuk membicarakan perihal pelanggaran yang dilakukan oleh anak perusahaan cabang di daerah, khususnya Kota Serang.
Sebab, mereka secara sengaja telah membuka loket pembelian tiket, serta menaik-turunkan penumpang bukan di area terminal resmi yang seharusnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Cabang DAMRI Kota Serang Maman Suparman mengatakan bahwa loket yang didirikan oleh Damri bukanlah sebagai terminal liar.
Menurutnya, loket yang didirikan itu tujuannya untuk dijadikan sebagai lintasan. Hal itu dilakukan sudah berdasarkan analisisnya di depan KSB ada kebutuhan penumpang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
