
Ilustrasi beras Bulog komersial dan beras Bulog SPHP di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (15/3).
JawaPos.com–Harga beras yang tinggi diprediksi akan bertahan dan tidak akan turun seperti harga semula. Bukan karena faktor anomali cuaca yang sering dinarasikan melainkan faktor ongkos produksi dari petani.
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dikutip dari Antara menjelaskan, tingginya harga beras akibat faktor biaya produksi petani. Ongkos tenaga kerja, sewa lahan, harga pupuk, dan harga benih yang juga makin tinggi.
Konversi lahan pertanian yang menjadi kian sempit menjadikan harga sewa lahan pertanian ikut naik. Lima puluh persen biaya produksi sawah diperuntukkan menggaji tenaga kerja. Naiknya upah tenaga kerja sawah diperuntukkan menaikkan kesejahteraan hidup petani.
”Sekitar 50 persen dari biaya produksi sawah itu atau biaya produksi tanaman padi adalah tenaga kerja, harga sewa lahan juga demikian, konversi lahan kan terjadi, pasti lahan makin sedikit, lahan makin sedikit maka sewa lahan akan makin mahal jadi ongkos naik, pupuk juga naik,” ujar Bayu.
Biaya produksi petani menjadi faktor utama mengapa harga gabah tidak dapat dijual dengan harga yang murah seperti sebelum terjadi kenaikan harga beras.
Pernyataan Dirut Bulog itu menjadi penanda masuknya era baru harga beras di pasaran. Masyarakat bisa menjadikan harga beras terkini sebagai proyeksi harga beras ke depan.
Hingga saat ini, Bayu juga belum bisa menentukan harga eceran tertinggi (HET) dari beras. Bulog masih menunggu kepastian harga dari berbagai instansi dan kementerian terkait.
Terpantau dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional pada Selasa (19/3), berikut ini rincian rata-rata dan perubahan dari berbagai macam beras nasional.
Beras kualitas bawah I Rp 13.850/kg (turun harga di kisaran 5,78 persen).
Beras kualitas bawah II Rp 13.050/kg (turun harga di kisaran 9,69 persen).
Beras kualitas medium Rp 15.200/kg (turun harga di kisaran 4,0 persen)
Beras kualitas medium II Rp 13.050/kg (turun harga di kisaran 11,78 persen)
Beras kualitas super Rp 16.750/kg (turun harga di kisaran 2,9 persen)
Beras kualitas super II Rp 15.900/kg (turun harga di kisaran 4,5 persen)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
