
TARAWIH PERDANA: Ratusan jemaah dari berbagai kota di Surabaya dan sekitarnya melaksanakan ibadah shalat tawarih berjamaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, kemarin, Sabtu (2/4/2022). Pemerintah Indonesia Republik Indonesia melalui Kementerian Agama m
JawaPos.com - Sebagian warga Kabupaten Jember dan Bondowoso, Jawa Timur yang berada di sekitar Pondok Pesantren Mahfilud Dluror menjalankan ibadah puasa lebih awal yakni mulai Minggu (10/3).
"Kami sudah menjalankan ibadah salat tarawih pada Sabtu (9/3) malam, sehingga mulai Ahad ini kami menjalankan ibadah puasa," kata Pengasuh Pondok Pesantren Mahfilud Dluror KH Ali Wafa di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Menurutnya pelaksanaan salat tarawih tidak hanya diikuti para santri, namun warga yang berada di perbatasan Kabupaten Jember dan Bondowoso juga ikut menjalankan shalat tersebut karena hampir setiap tahun seperti itu.
"Penentuan awal puasa di Pesantren Mahfilud Dluror berdasarkan kitab salaf Nushatul Majaalis wa Muntahobul Nafaais yang diterapkan sejak tahun 1826, sehingga tidak menggunakan metode hisab dan rukyat seperti yang dilaksanakan pemerintah dan Muhammadiyah," tuturnya.
Ia mengatakan, penetapan awal puasa berdasarkan keyakinan yang menggunakan acuan sistem khumasi (dari Bahasa Arab artinya lima/khomsatun) yang berdasarkan pada kitab Nushatul Majaalis karangan Syeh Abdurrohman As Shufuri As Syafi'i yang sudah dijalankan 198 tahun.
"Sistem penghitungan khumasi yakni penentuan awal puasa tahun ini bisa dengan cara menghitung lima hari dari awal puasa tahun sebelumnya, sehingga awal Ramadhan tahun depan juga sudah dapat ditentukan," katanya.
Awal puasa pada tahun 2023 jatuh pada hari Rabu, sehingga lima hari dari awal puasa tahun lalu yakni Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan hari Minggu menjadi awal Ramadhan 1445 Hijriah bagi jamaah Ponpes Mahfilud Dluror di Kecamatan Jelbuk yang merupakan perbatasan Kabupaten Jember dan Bondowoso.
"Kami berharap perbedaan penetapan awal puasa di Pesantren Mahfilud Dluror tersebut juga dihargai umat Muslim lainnya dengan keyakinan masing-masing dan selama ini tidak ada masalah," ujarnya.
Sebelumnya Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Senin atau 11 Maret 2024 yang tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1445 H yang terbit pada Januari 2024.
Sementara Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan awal Ramadhan 1442 H yang berdasarkan pengamatan hilal di seluruh Indonesia pada Minggu petang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
