
Plt Dirjen Diktiristek Prof Nizam menyerahkan penghargaan dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) yang diterima langsung oleh Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan.
JawaPos.com — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendapatkan penghargaan dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), atas berbagai kontribusi menjalin dan memperkuat kerja sama internasional dalam implementasi proyek kemanusiaan untuk anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.
Rektor UNESA Nurhasan menyampaikan terima kasih kepada MRPTNI atas penghargaan tersebut. Menurutnya, berbagai hal yang dilakukan UNESA tidak lepas dari dukungan MRPTNI yang sudah menjadi wadah saling berbagi gagasan dan memotivasi untuk melakukan yang terbaik di kampus masing-masing.
"Tentu ini tidak lepas dari peran dan arahan penting dari Prof Dirjen (Prof Nizam, red) yang selalu membimbing kami, sehingga itu menjadi motivasi dan penguatan dalam berbagai program yang kami lakukan. Sekali lagi terima kasih, ini motivasi bagi kami untuk terus melahirkan terobosan ke depan," ucap Cak Hasan dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/2).
Dikatakan Cak Hasan, penguatan kerja sama internasional merupakan bagian dari program prioritas kampus 'Rumah Para Juara' di luar peningkatan reputasi internasional melalui riset dan publikasi serta ranking di berbagai lembaga pemeringkatan dunia.
Terkait kerja sama dengan KBRI Malaysia dan Inti International University, Malaysia dalam proyek kemanusiaan, Cak Hasan menilai itu benar-benar didasarkan pada panggilan hati nurani untuk bersama-sama menjawab permasalahan akses pendidikan anak-anak imigran Indonesia di Malaysia.
"Sembari kita bantu persoalan dokumen mereka, kita lakukan yang bisa dilakukan yaitu memberikan akses pendidikan kepada anak-anak pekerja migran Indonesia di sana. Karena, pendidikan itu hak mereka dan menjadi landasan penting bagi kehidupan mereka ke depan," beber Cak Hasan.
Proyek kemanusiaan yang dijalani UNESA juga sejumlah perguruan tinggi di Indonesia lainnya melibatkan mahasiswa untuk mengajar di sejumlah tempat belajar anak-anak pekerja migran di berbagai daerah Malaysia. Program ini mulai berjalan tahun lalu, ada 6 mahasiswa UNESA yang diberangkatkan dengan biaya dari kampus.
Program tersebut dilanjutkan lagi tahun ini dan diharapkan bisa mengirim lebih banyak mahasiswa. "Mahasiswa yang berangkat itu skemanya MBKM mandiri yang nanti dikonversi ke dalam sistem kredit semester mereka," tutup Cak Hasan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
