
PERTOLONGAN PERTAMA: Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengevakuasi seorang anak korban reruntuhan akibat gempa Cianjur kemarin. (POLRES CIANJUR UNTUK RADAR CIANJUR)
JawaPos.com - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut masih banyak wilayah yang belum tersentuh pasca gempa yang melanda wilayah Cianjur, Jawa Barat. Hal itu dipastikan usai dilakukan pantauan udara menggunakan helikopter.
"Dari pantauan tadi memutari beberapa titik daerah Nagrak yang agak lebih parah, banyak rumah yang kondisinya memprihatinkan," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (23/11).
Selain itu, akses untuk masuk ke lokasi di wilayah tersebut juga sangat sulit. Menurutnya perlu cukup waktu untuk mengirimkan bantuan ke wilayah Nagrak.
"Dari evaluasi pantauan udara hari ini tentunya akan kita sampaikan ke pak Asops Kapolri nanti pak Asops akan berkoordinasi dengan Kapolda Jabar untuk arah bantuan, baik bantuan sembako, bantuan pelayananan medis bisa dilarikan ke sana dan juga logistik-logistik lainnya," bebernya.
lebih lanjut, Dedi mengatakan, dari hasil pantauan udara juga terlihat wilayah lainnya yang terdampak dari gempa juga jauh dari pos pengungsian. Ia berujar bahwa perlu ada penambahan tenda-tenda darurat, dapur lapangan dan juga tempat mandi cuci kakus (MCK).
Perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa penanganan gempa Cianjur, pada hari kedua ini Polri fokus dalam proses evakuasi. Baik itu korban yang meninggal dunia dan juga luka-luka.
"Perintah bapak Kapolri baik korban yang kondisi meninggal dunia dan korban luka-luka masih butuh pelayanan medis ini menjadi fokus kita. Dan tenda-tenda darurat harus segera didirikan perintah Kapolri dapur lapangan, kendaraan water treatment dan kebutuhan mendasar lainnya harus disdistribusikan," pungkasnya.
Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.
Getaran gempa dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur, bencana alam ini telah merenggut jiwa sebanyak 268 orang. Sedangkan hampir 2 ribu lainnya luka-luka. Kemudian jumlah pengungsi mencapai 58 ribu orang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
