Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Januari 2024 | 13.29 WIB

Presiden Jokowi Berikan Bantuan untuk Petani Gagal Panen, Anggarannya Capai Rp 216 Miliar

Petani alami gagal panen akibat El Nino di Jawa Tengah , 22 Agustus 2023. (Antara/Anis Efizudin) - Image

Petani alami gagal panen akibat El Nino di Jawa Tengah , 22 Agustus 2023. (Antara/Anis Efizudin)

JawaPos.com – Setelah mengalami gagal panen akibat El Nino dan banjir pada tahun 2023 lalu, Pemerintah berupaya membantu para petani dengan memberikan stimulan mulai Januari 2024. 

Bantuan tersebut, diberikan agar dapat membantu biaya produksi petani untuk  masa tanam 2024.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan ada 35.500 petani yang menerima bantuan tersebut, dengan luas lahan mencapai 26.995,9 hektare.

Bantuan itu rencananya akan disebar ke berbagai wilayah Indonesia yakni ke 136 Kabupaten di 20 Provinsi.

Anggaran yang dikeluarkan untuk program ini mencapai Rp 216 miliar dengan besaran bantuan Rp 8 juta per hektarnya.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan jika nanti sudah tiba waktu panen, maka Indonesia tidak perlu banyak-banyak impor dari negara lain.

“Semoga dalam waktu yang sangat dekat, realisasi uangnya bisa segera diterima para petani dan langsung bisa dipakai untuk tandur, tanam, dan segera panen. Kalau sudah panen, kita tidak usah banyak impor-impor lagi dari negara lain,” katanya, dilansir dari Antara, Jumat (26/1).

Sementara itu, BNPB tengah berupaya melakukan penyaluran bantuan dengan melakukan pendataan lahan tani yang terdampak bencana.

Pihak BNPB juga mencocokkan data lahan dan petani yang mengalami gagal panen pada 2023 dengan Kementerian Pertanian, serta menghitung biaya produksi penanaman yang gagal panen untuk diganti.

Alur Penyaluran Bantuan untuk Petani Gagal Panen

  1. Wali Kota/Bupati menetapkan petani yang menerima bantuan dan luas lahan terdampak.
  2. Petugas kemudian menginformasikan kepada petani calon penerima bantuan.
  3. Bantuan disalurkan tanpa potongan melalui bank yang ditunjuk pemerintah.
  4. Penyaluran akan diawasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta inspektorat daerah.

Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk membantu petani agar dapat segera menanam padi dan meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan produksi padi dalam negeri. Para petani di Indonesia juga diharapkan bisa hidup lebih sejahtera.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore