Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Januari 2024 | 02.05 WIB

Warga Eks Kampung Bayam Disorot DPR, Heru Budi Bantah Telantarkan Warga

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2023). (ANTARA/Siti Nurhaliza) - Image

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2023). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membantah menelantarkan nasib warga eks Kampung Bayam yang masih belum mendapatkan huniannya seperti yang dijanjikan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 
 
"Saya, selaku Pj. Gubernur DKI Jakarta, ingin memberikan yang terbaik untuk warga, maka saya harus berpikir (matang). Tidak bisa sembarang menyatakan statement," ujar Heru kepada wartawan, Kamis (25/1).
 
Ia mengeklaim bahwa selama ini juga dirinya terus menampung dan mendengarkan keluh kesah warga eks Kampung Bayam.
 
 
"Saya tekankan, saya sudah mendengarkan keluhan, saya tidak mengabaikan, dan saya berpikir memberikan solusi yang terbaik untuk warga," aku Heru.
 
Hasilnya, Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu menyebut bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta memutuskan akan membuat rumah susun (rusun) untuk warga eks Kampung Bayam di Tanjung Priok, Jakarta Utara. 
 
"Di akhir tahun 2025 rencananya sudah selesai pembangunan rusun di wilayah Tanjung Priok, silakan warga Kampung Bayam menempati rusun yang memang fasilitasnya cukup memadai," pungkas Heru.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk segera menyelesaikan masalah tempat tinggal warga eks Kampung Bayam.
 
 
“Setelah mendengar suara masyarakat Kampung Bayam secara langsung, saya rasa situasinya sudah sangat parah, tidak berperikemanusiaan. Maka, saya minta Pj Heru beri langkah penyelesaian dalam waktu 2x24 jam," ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/5).
 
"Kalau tidak, saya bersama warga Kampung Bayam akan datangi kantor bapak,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, Sahroni juga turut Heru Budi terkait sikap Presiden Jokowi yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Bahkan Sahroni menyebut presiden bisa marah jika permasalahan ini berlarut-larut.
 
“Hati-hati loh Pak Heru, kalau tetap tidak ada tindakan, tidak ada respon, saya yakin Pak Presiden bisa marah. Karena Pak Jokowi kan sangat pro kepada rakyat. Nah sementara yang sekarang bapak lakukan itu kebalikannya, merenggut hak rakyat,” ucapnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore