Belangkas disebut sebagai fosil hidup berdarah biru.(sumber: yakopi.org)
JawaPos.com - Belangkas atau mimi (Limulidae), merupakan hewan beruas (Arthropoda) yang hidup di perairan dangkal, seperti rawa dan kawasan hutan bakau.
Dalam bahasa Inggris, belangkas disebut dengan kepiting tapal kuda karena bentuknya yang menyerupai tapal kuda.
Dilansir dari laman Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia, belangkas sudah ada di muka bumi ini sebelum kemunculan dinosaurus. Sehingga, sering disebut sebagai fosil hidup.
Baca Juga: Bahan Bakar Fosil Semakin Menurun, COP28 Ingin Negara di Dunia Beralih ke Energi Terbarukan
Fosil hidup ini merupakan hewan nokturnal yang aktif pada malam hari, terutama pada saat munculnya bulan purnama. Makanannya pun biasanya berupa cacing laut, kerang, dan ikan-ikan kecil.
Selain fosil hidup, belangkas juga disebut sebagai hewan unik. Karena memiliki banyak mata di tubuhnya dan dapat berenang terbalik, serta memiliki darah berwarna biru.
Darah yang dimiliki oleh belangkas tidak memiliki Hemoglobin (sel darah merah) seperti manusia, melainkan mengandung Hemocyanin. Yaitu, semacam senyawa tembaga yang bila terkena udara akan memunculkan warna biru kehijauan.
Baca Juga: Temuan Fosil di Provinsi Hebei Beri Petunjuk Aktivitas Dinosaurus di Tiongkok pada Periode Kapur
Pada tahun 1956, ditemukan bahwa darah biru pada belangkas juga mengandung sel amoebosit yang dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan bakteri.
Jika terkena bakteri, maka sel amoebosit tersebut akan mengeluarkan sejenis lendir yang mengunci bakteri agar tidak keluar dan menyebar luar.
Artinya, darah biru pada hewan laut belangkas ini dapat digunakan untuk menguji steril atau tidaknya suatu komponen pada vaksin atau obat.
Mengutip dari laman KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem), plasma darah biru belangkas juga sering digunakan untuk mendiagnosa penyakit radang selaput otak dan kencing nanah, yang kerap dipakai di negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
