
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menghadiri acara pertemuan relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat (ETAS) yang digelar di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (22/1).
JawaPos.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menghadiri acara pertemuan relawan Erick Thohir Alumni Amerika Serikat (ETAS) yang digelar di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (22/1). Prabowo mengaku merasa terhormat telah diundang oleh Garibaldi Thohir atau yang dikenal Boy Thohir di tengah-tengah para pengusaha dari alumni AS angkatan 80-90an ini.
"Ini kehormatan yang besar. Saya paham sekarang, kenapa saya dua kali kalah (di pilpres 2014 dan 2019) karena dulu saya nggak diundang ke sini (bersama para alumni AS)," ujar Prabowo berseloroh dalam sambutannya.
Prabowo merasa senang dan terharu karena para alumni AS yang hadir, dominan memakai baju biru muda sebagai bentuk dukungan kepada dirinya dan Gibran Rakabuming Raka.
"Kayaknya sekarang saya lihat banyak yang pakai baju biru muda. Agak optimis aku sekarang," kata Prabowo.
Ia pun berterima kasih atas kepercayaan dukungan yang diberikan oleh relawan ETAS. "Saya sangat terima kasih dengan kepercayaan begitu besar yang diletakkan di pundak saya," ucapnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengaku banyak belajar dari filosofi Tiongkok dan filosofi Jawa yang mengajarkan tentang niat baik akan dibantu oleh semesta alam yang juga turut membawa ke arah yang lebih baik.
Untuk itu, ia berpegang teguh pula pada filosofi jawa yang mengajarkan akan ‘Menang Tanpa Ngasorake’ yang berarti menang tanpa menjatuhkan atau menyakiti.
“Jadi debat pun gitu kan, kalau mengerti filosofi nenek moyang kita, ada dari jawa orang tua saya ngajarin Menang Tanpo Ngasorake, menang tanpa menyakiti. Nah, itu dijalankan oleh Pak Jokowi. Dia menang, tapi dia tidak mau sakiti saya. Itu Leadership. Menang tanpa menyakiti,” jelas Prabowo.
Hal itu yang Prabowo harapkan juga dalam pelaksanaan proses pemilihan umum 2024 ini, bahwa ia tidak ingin menjadi manusia yang merasa paling bisa sesuai dengan salah satu filosofi jawa yang ia yakini.
“Diajarkan falsafah jawa Ojo Rumongso Iso, jangan merasa bisa, tapi kamu harus bisa merasakan. Dengan filosofi ini, kita bisa selesaikan perbedaan pendapat kita selesaikan dengan baik,” kata Prabowo
Karenanya, Prabowo berharap pada siapapun yang menang dalam kontestasi Pilpres 2024 nanti harus berujung dalam kebaikan. “Intinya kita harus ke arah kebaikan,” tutup Prabowo.
Sementara itu, Boy Thohir mengatakan para 120-an relawan AS yang hadir tersebut sudah berjuang bersama Erick Thohir sejak di Tim Kampanye Nasional (TKN) 2019 lalu. Kali ini, kata dia, mereka sepakat untuk mendukung Prabowo menjadi presiden 2024.
"Kami ingin tentunya mempunyai pemimpin yang baik untuk publik," kata Boy.
Tak hanya itu, Faisal Saleh yang turut menginisiasi acara relawan ETAS tersebut mengatakan ratusan para alumni AS malam ini menganggap Prabowo satu-satunya sosok yang cocok menjadi pemimpin untuk lima tahun ke depan.
"Terlebih wakilnya (Gibran) yang paham dengan grass root (akar rumput) dan paham pembangunan dari level terbawah," ungkap Faisal.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
