
Foto: Sahrul Yunizar/Jawa Pos Caption: KSAL Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan dan menjelaskan mengenai KRI Teluk Calang-524 di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
JawaPos.com - TNI AL kembali mendapat tambahan kekuatan baru. Pada Senin (8/8) Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono bersama Direktur Utama PT Daya Radar Utama (DRU) John Wijanarko melakukan serah terima dan peresmian kapal perang baru buatan dalam negeri. Yakni KRI Teluk Calang-524. Setelah diresmikan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut bakal langsung diuji dalam latihan September atau Oktober mendatang.
Dalam agenda yang dilaksanakan di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu, Yudo menyampaikan bahwa hadirnya KRI Teluk Calang-524 merupakan wujud nyata pembangunan kekuatan Angkatan Laut. ”Sekaligus realisasi dari program prioritas TNI AL. Yaitu modernisasi alutsista serta upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AL,” terang Yudo kepada awak media.
Sementara itu, peran PT DRU membangun KRI Teluk Calang-524, kata Yudo, merupakan wujud dukungan TNI AL dan pemerintah terhadap produk buatan dalam negeri. Secara tegas, orang nomor satu di Angkatan Laut itu menyatakan bahwa kapal perang tersebut tidak kalah bagus dari kapal buatan luar negeri. Bahkan, dia berani menyatakan bahwa kualitas kapal berjenis angkut tank itu bisa bersaing dengan kapal produksi negara lain.
Setelah diresmikan, kapal tersebut akan langsung dioperasikan oleh Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). ”Sejak hari ini (Senin) KRI Teluk Calang-524 secara resmi masuk dalam jajaran TNI AL dan selanjutnya akan ditugaskan untuk memperkuat Satuan Lintas Laut Militer I Kolinlamil,” beber Yudo. ”Akan saya uji coba untuk melaksanakan latihan-latihan,” jelas dia. Rencananya latihan itu dilaksanakan September atau Oktober mendatang.
KRI Teluk Calang-524 merupakan kapal angkut tank yang memiliki panjang 120 meter. Kapal tersebut berbobot 4.508 ton dan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 16 knots. Tidak sampai di situ, kapal perang tersebut memiliki daya jelajah yang tinggi. Yakni 7.200 nautical miles. Khusus untuk persenjataan KRI Teluk Calang-524 dilengkapi dengan persenjataan dua meriam 40 mm dan dua meriam 12,7 mm.
Sebagai kapal angkut tank, KRI Teluk Calang-524 mampu mengangkut sepuluh unit Tank Leopard, satu unit panser, satu unit transporter, dan dua helikopter. Daya tampung kapal tersebut juga bisa diandalkan untuk mengangkut 361 prajurit TNI dan 120 anak buah kapal (ABK). Daya angkut kapal yang dibuat untuk menggantikan kapal-kapal berusia tua itu memungkinkan TNI AL melakukan operasi pengangkutan tank dan pasukan dalam jumlah besar. Sebab, kini TNI AL memiliki sembilan kapal angkut tank serupa KRI Teluk Calang-524.
Di trmpat yang sama, John Wijanarko sebagai direktur utama PT DRU menyatakan bahwa KRI Teluk Calang-524 telah melalui berbagai uji coba. Seluruhnya dilaksanakan sebelum serah terima dilakukan. ”Uji fungsi embarkasi dan debarkasi MBT Leopard, uji pendaratan heli, uji fungsi docking, serta commodore inspection,” terang John. Setelah dipastikan lolos uji dan siap dioperasikan, kapal tersebut langsung diserahkan kepada TNI AL.
Dalam operasinya, KRI Teluk Calang-524 akan dikomandani oleh Letkol Laut (P) Bagus Waluya. Perwira menengah dengan dua melati di pundak itu sudah dilantik dan disumpah oleh KSAL. Mulai Senin, secara resmi Letkol Bagus menjadi komandan KRI Teluk Calang-524 yang pertama. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
