Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juni 2022 | 23.43 WIB

PLN Pastikan Tarif Listrik Tetap, Jika Tagihan Naik, Ini Penyebabnya

Petugas mengecek meteran listrik di Rusun Benhil, di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Dampak penyebaran pandemi COVID-19, Pemerintah menggratiskan tagihan listrik bagi 24 juta masyarakat miskin, untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA gratis biaya listrik selama - Image

Petugas mengecek meteran listrik di Rusun Benhil, di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Dampak penyebaran pandemi COVID-19, Pemerintah menggratiskan tagihan listrik bagi 24 juta masyarakat miskin, untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA gratis biaya listrik selama

JawaPos.com - PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa tariff adjustment hanya akan terjadi pada 5 golongan, yakni rumah tangga 2 (R2) dan R3 dan pemerintah 1 (P1), P2 serta P3. Kenaikan ini akan mulai 1 Juli 2022.

Meskipun demikian, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Syahril mengatakan bahwa ada kemungkinan rekening tagihan tarif listrik pada Juni 2022 ini akan mengalami kenaikan.

"Pemakaian naik nih, tidak akan naik tarif pada bulan ini, tetapi ada kemungkian pembayaran listrik naik," tutur dia dalam webinar Kebijakan Tarif Listrik Berkeadilan, Jumat (17/6).

Apabila terjadi kenaikan rekening tagihan listrik untuk pembayaran Juni 2022, menurutnya itu adalah kelalaian masyarakat. Artinya, pemakaian perangkat elektronik melebihi kapasitas biasa. "Naik pembayaran itu bisa karena (pengguna) volumenya anak mulai libur, itu masyarakat perlu lihat, pemakaian energi naik, tarif tidak akan disesuaikan pada bulan ini, tetapi ada kemungkinan pembayaran rekening listrik naik," jelasnya.

Bob pun menyampaikan, agar lonjakan tarif listrik tidak terjadi pada bulan ini, maka masyarakat perlu melihat penggunaan listrik. Pasalnya, saat ini anak sekolah akan mulai sering berada di rumah yang berkemungkinan akan menambah beban listrik.

"Tiba-tiba ngadu pembayaran naik, bilang PLN bohong (di bawah 3.500 VA naik), dia tidak memperhatikan bahwa kenaikan pembayaran itu karena mereka menggunakan lebih banyak energi dibandingkan bulan sebelumnya, misal 100 kWh energi, sekarang 120 per kWh karena anak-anak di rumah, itu naik rekening listrik, itu yang perlu diperhatikan," papar dia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore