
Ketua DPN IAI, Prof. Mardiasmo menyerahkan buku IAI Peduli Covid-19: Percepatan Penanganan Covid-19 dari Perspektif Akuntan, Kontribusi Pemikiran Akuntan Indonesia, Refleksi 63 Tahun IAI (1957-2020) kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartar
JawaPos.com - Jelang memasuki libur Idul Fitri 1443 H, pemerintah tetap menerapkan strategi pengendalian pandemi Covid-19. Antara lain dengan memperpanjang PPKM, menjaga kedisiplinan implementasi protokol kesehatan (prokes) dan percepatan vaksinasi booster sebagai salah satu persyaratan mudik Lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia terus membaik di semua Pulau yaitu 0,99 atau di bawah 1,00 (laju penularan terkendali). Ini mengindikasikan perkembangan kondisi pandemi yang sudah cukup terkendali.
"Untuk wilayah di luar Jawa-Bali, rincian angka Rt dari tertinggi ke terendah adalah Sumatera (1,00), Papua (1,00), Kalimantan (0,99), Nusa Tenggara (0,99), Maluku (0,99) dan Sulawesi (0,98)," kata dia secara daring, Selasa (26/4).
Per 24 April 2022, Kasus Harian Nasional tercatat hanya sebanyak 382 kasus, berkurang signifikan sebesar -99,4 persen dari jumlah tertingginya di 16 Februari 2022 sebanyak 64.718 kasus. Sumber transmisi penularan Kasus Harian Nasional yakni lokal (96,6 persen) dan PPLN (3,4 persen).
"Perubahan 7DMA (day moving average) Kasus Konfirmasi Harian Nasional dalam seminggu terakhir dibandingkan dengan 7DMA seminggu sebelumnya adalah menurun -40,31 persen," sambungnya.
Adapun, kasus aktif nasional berjumlah 17.631 kasus atau turun -96,99 persen dari puncaknya di 24 Februari 2022 sebanyak 586.113 kasus. Perubahan 7DMA Kasus Aktif Nasional seminggu terakhir dibandingkan dengan 7DMA seminggu sebelumnya adalah berkurang -47,88 persen.
"Sedangkan, Kasus Kematian Harian Nasional sebanyak 33 kasus, turun -91,77 persen dari puncak kasus kematian di tanggal 8 Maret 2022 sebanyak 401 kasus," seru dia.
Kasus harian di luar Jawa-Bali pun konsisten menunjukkan tren penurunan, per 24 April 2022 sebesar 80 kasus atau 20,94 persen dari Kasus Harian Nasional dan Kasus Aktif sebanyak 3.880 kasus ata 22,01 persen dari total 17.631 Kasus Aktif Nasional.
“Namun demikian, Kasus Aktif di Lampung dan Sumatera Barat relatif lebih tinggi daripada daerah lain, meskipun juga mengalami tren penurunan kasus. Kasus Aktif tertinggi terdapat di Provinsi Lampung dengan 964 kasus,” ungkap Airlangga
Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) Covid-19, TT Isolasi dan ICU di luar Jawa-Bali relatif terkendali, tetapi BOR Covid-19 dan isolasi tertinggi ada di Provinsi Papua yakni 8 persen. Untuk BOR ICU tertinggi terdapat di Kalimantan Tengah yakni 29 persen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
