Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Januari 2024 | 16.17 WIB

Muncul Isu Pemakzulan Jokowi, TKN Prabowo-Gibran Merasa Aneh

Presiden Jokowi saat memberikan pidato kepada publik. - Image

Presiden Jokowi saat memberikan pidato kepada publik.

 
JawaPos.com - Sekretaris TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid mengkritisi terkait munculnya isu pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, hal itu tidak tepat, apalagi disampaikan kepada Menko Polhukam sekaligus Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD.
 
"Yang bertamu juga aneh, yang menerima tamu juga menurut saya aneh. Orang yang mengkampanyekan isu pemakzulan kepada presiden yang dipilih secara demokratis kan sesungguhnya ini orang yang berpikirannya itu tidak demokratis atau orang yang takut dengan demokrasi, atau jangan jangan orang yang takut kalah karena ada sistem demokrasi," kata Nusron kepada wartawan, Rabu (17/1).
 
Nusron menyampaikan, Mahfud notabennya adalah ahli hukum tata negara. Dia mengerti sekali mekanisme pemakzulan presiden. Oleh karena itu, usulan tersebut tidak masuk akal.
 
 
Nusron pun menyerahkan penilaian kepada masyarakat tentang munculnya isu pemakzulan ini. 
 
"Jadi isu pemakzulan itu isu nggak main main. Karena itu kalau ada orang intelektual ngomong isu pemakzulan ya memang mempunyai agenda agenda politik tertentu yang intinya adalah tidak siap berkompetisi dalam era demokrasi kali ini," jelasnya.
 
Meski begitu, Nusron tetap berpikiran positif kepada Mahfud. Dia yakin Mahfud tidak ada niatan untuk ikut serta dalam kegiatan pemakzulan tersebut.
 
"Saya kira saya masih sangat percaya dengan Pak Mahfud. Pak Mahfud tidak akan ikut ikutan tentang isu-isu pemakzulan. Bahwa mungkin dia sebatas menerima tamu, kemudian tamunya ngomong seperti itu, saya masih dalam batas memaklumi, positif thinking," pungkas Nusron.
 
Sebelumnya, sebanyak 100 tokoh yang tergabung dalam Penegak Kedaulatan Rakyat mendesak Presiden Joko Widodo untuk dimakzulkan. Desakan ini terjadi jelang Pemilu 2024 yang akan berlangsung sebentar lagi. Penegak Kedaulatan Rakyat ini menyampaikan usul pemakzulan ini saat bertemu dengan Mahfud MD.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore