Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Maret 2022 | 23.38 WIB

Gugur, Letda Marinir Iqbal dan 1 Prajuritnya Dievakuasi ke Timika

ILUSTRASI: Prajurit TNI mengevakuasi peti jenazah tentara yang gugur. - Image

ILUSTRASI: Prajurit TNI mengevakuasi peti jenazah tentara yang gugur.

JawaPos.com - Jenazah dua anggota marinir Satgas Mupe yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal bersenjata (KKB), Minggu (27/3), dievakuasi dari Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga ke Timika, Papua. Hal ini dikatakan Kapolres Nduga AKBP Komang Budhiarta.

"Memang benar dua jenazah dari Yonif Marinir-3 yang meninggal dalam baku tembak dengan KKB, Sabtu (26/3) petang, sudah dievakuasi ke Timika, sekitar pukul 08.30 WIT dengan menggunakan helikopter," kata Kapolres Nduga AKBP Komang Budhiarta, kepada ANTARA, Minggu.

Dia menyebutkan, dua jenazah yang dievakuasi masing-masing Letda Marinir Muhammad Ikbal dan Pratu Marinir Wilson Anderson Here.

Berdasarkan laporan yang diterima, penyerangan KKB ke Pos Satgas Mupe di Kwareh Bawah dipimpin Egianus Kogoya yang membawa senjata pelontar granat (GLM).

Serangan dari KKB yang terjadi Sabtu (26/3) petang, sekitar pukul 17.45 WIT itu dilakukan dari dua arah dan membawa senjata api yang mereka miliki.

Selain itu, serangan KKB juga menyebabkan delapan personel marinir dilaporkan terluka dan mereka sudah dievakuasi ke Kotis Marinir di Kenyam.

Ketika ditanya kondisi Kenyam, AKBP Komang Budhiarta mengaku relatif kondusif walaupun Minggu dini hari sempat terdengar bunyi tembakan .

"Masyarakat lebih memilih berdiam di dalam rumah," kata AKBP Komang Budhiarta.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore