Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Maret 2022 | 19.22 WIB

Bacaan Niat Ganti Puasa Ramadan Lengkap dengan Artinya

EDUKASI: Ika Veronita melatih putrinya, Tania Azkia, berdoa sebelum berbuka puasa di rumahnya di Jalan Babatan Barat. - Image

EDUKASI: Ika Veronita melatih putrinya, Tania Azkia, berdoa sebelum berbuka puasa di rumahnya di Jalan Babatan Barat.

JawaPos.com - Bulan suci Ramadan segera tiba. Pada bulan tersebut, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa. Semakin dekatnya bulan suci Ramadan, mengingatkan kepada banyak pihak yang masih memiliki utang puasa Ramadan tahun lalu.

Sebagaimana diketahui, jika seseorang meninggalkan puasa saat Ramadan dengan alasan apapun, maka diwajibkan mengganti puasa tersebut di lain waktu. Hal ini biasa disebut dengan puasa qadha.

Puasa qadha dilakukan sebanyak batalnya puasa orang tersebut. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT di dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 184.

Adapun niat puasa qadha yakni Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ. Artinya, aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT. Niat tersebut dibaca pada malam hari sebelum melaksanakan puasa qadha.

Dalam Alquran dijelaskan, jika ada 4 golongan yang diperbolehkan meninggalkan puasa Ramadan. Yakni orang sakit, orang dalam perjalanan jauh, lansia, dan perempuan hamil atau menyusui.

Dari 4 golongan tersebut, terdapat 3 golongan yang biasanya sulit melakukan puasa qadha. Yaitu lansia, orang sakit, dan perempuan hamil dan menyusui. Terhadap mereka dibolehkan membayar fidyah untuk mengganti puasanya. Fidyah yaitu memberi makan fakir miskin di sekitarnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore