Ketua Umum DMI H. Jusuf Kalla, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan dan Wakil Ketua Komnas HAM Pramono Ubaid saat Silaturahmi dan Tukar Pikiran mengenai penyelesaian masalah Pulau Rempang di MUI, Jakarta, Jumat (6/10/2023).
JawaPos.com – Jusuf Kalla merupakan tokoh bangsa Indonesia yang sudah banyak berkontribusi untuk Indonesia.
Wakil Presiden Joko Widodo di periode pertama tersebut, juga dikenal sebagai tokoh politik dan juga ahli diplomasi dalam penyelasaian konflik di Indonesia.
Sebagai tokoh bangsa, Jusuf Kalla memiliki banyak pengalaman dalam jabatan publik, Jusuf Kalla terlihat produktivitas nya sejak menjadi seorang mahasiswa.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden selama dua periode Jusuf Kalla berpengalaman pada banyak menteri, selain pada dunia politik Jusuf Kalla juga banyak menjabat pada dunia pedidikan dari tingkat TK sampai pada perguruan tinggi.
Dikutip JawaPos.com dari laman resmi pustakaarsip.kamparkab.go.id menjelaskan bagaimana profil dari Jusuf Kalla sejak zaman mahasiswa sampai saat ini.
Jusuf Kalla memiliki nama lengkap Muhammad Jusuf Kalla yang lahir di Wattampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942.
Kelahiran Sulawesi Selatan ini berhasil menyelasaikan pendidikan pada Fakultas Ekonomi di Univesitas Hasanudin UNHAS tahun 1967 dan European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis 1977.
Jusuf Kalla memiliki pengalaman yang sangat melimpah sejak pada dunia pemuda atau mahasiswa, Jusuf Kalla tercatat sebagai Ketua HMI Cabang Makassar Tahun 1965-1966, pernah juga menjabat sebagai Ketua Dewan Mahasiswa UNHAS, serta Presedium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia KAMI tahun 1965-1966.
Pengalaman sejak mahasiswa menghantarkan Jusuf Kalla terjun kepada dunia politik, Jusuf Kalla juga menjadi Ketua Pemuda Sekber Golkar Sulawesi Selatan dan Tenggara 1965-1968.
Jusuf Kalla mengawali karir politiknyadengan menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 1965-1968.
Karis politik Jusuf Kalla terus melejit menjadi Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat MPR RI utusan Golkar 1982-1987, serta Anggota MPR RI utusan Daerah 1997-1999.
Selain itu Jusuf Kalla juga menjabat sebagai Anggota Dewan Penasihat DPP Golkar, puncak karir politik Jusuf Kalla di Golkar sampai menjadikan Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Parta Golkar Periode 2004-2009.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI masa Presiden Abdurrahman Wahid 1999-2000.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
