
Kecelakaan terjadi antara Kereta Api (KA) Turangga dengan KA Lokal Bandung di jalur petak Stasiun Cicalengka Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat, (5/1/2023). ANTARA/Rubby Jovan
JawaPos.com - Kereta Api Turangga dan Kereta Lokal Bandung Raya terlibat kecelakaan dengan posisi adu banteng di Petak Jalan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1) sekitar pukul 06.03 WIB. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jabar Ibrahim Tompo, kejadian tersebut telah merenggut tiga korban jiwa yang keseluruhan merupakan kru kereta api. Meliputi masinis KA Lokal Bandung Raya, asisten masinis KA Lokal Bandung Raya, dan pramugara KA Turangga.
"Untuk sementara korban diduga meninggal dunia, yaitu Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka a.n Julian Dwi setiono, Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang - Cicalengka a.n Ponisan, dan Pramugara KA Turangga a.n Andrian 22thn," kata Ibrahim Tompo dalam keterangan resmi, Jumat (5/1).
Sementara itu, pihaknya menyebut ada 28 orang korban luka-luka yang keseluruhannya telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka. Adapun kapasitas penumpang masing-masing kereta api tersebut terdiri KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Lokal Bandung Raya sebanyak 191 orang.
"Izin sementara dilaporkan perkembangan lanjut dilaporkan kembali," tandasnya.
Meski begitu, terkait data korban jiwa ini masih simpang siur. Pasalnya, seluruh pihak di lokasi masih melakukan evakuasi.
Berdasarkan informasi dari VP Publlic Relation KAI Joni Martinus mengatakan, korban yang telah dinyatakan meninggal dunia baru satu orang, yakni pramugara KA Turangga.
"Dapat kami sampaikan, informasi sementara yang meninggal petugas kereta, pramugara. Ini informasi sementara, nanti akan kami update kembali," ujar Joni kepada wartawan.
Sebelumnya, kecelakaan adu banteng KA Turangga dengan Kereta Lokal Bandung Raya ini ramai diinformasikan di media sosial. Dalam video yang diunggah akun media sosial X @infomitigasi terlihat dua lokomotif milik KAI itu saling bertabrakan dengan posisi adu banteng.
Satu lokomotif bahkan terlihat ringsek, sementara lokomotif lain terangkat ke atas dan terlihat miring bahkan jatuh ke petak sawah. Hingga kini seluruh stakeholder terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), KAI, KAI Commuter, Basarnas, TNI, Polri masih melakukan evakuasi gerbong yang ringsek sehingga perjalanan KA bisa beroperasi dengan normal.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
