Petuga Bea Cukai melakukan pemeriksaan IMEI ponsel penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Selasa (26/12). (Cecep Mulyana/Batam Pos)
JawaPos.com – Masyarakat Kota Batam, Kepulauan Riau, berbondong-bondong ke Singapura untuk mendaftarkan International Mobile Equipment Identity (IMEI) iPhone yang dimilikinya.
Berdasarkan laporan Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (27/12), antrean pendaftaran IMEI di konter Bea Cukai terjadi pada Selasa (26/12) sore saat kapal terakhir tiba di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center. Pendaftar didominasi oleh warga negara Indonesia.
Salah satu, pengantre, Ade, mengatakan sengaja berlibur ke Singapura agar dapat mendaftarkan IMEI ponselnya yang sempat terblokir.
“Pergi bareng teman, sengaja ke Singapura biar pulang bisa daftar IMEI iPhone yang terblokir,” ucapnya.
Ia mengakui iPhone miliknya seharga Rp 6,5 juta akantetapi tidak terdaftar resmi.
“Saya beli murah. Karena memang IMEI-nya tak permanen jadi saya sengaja ke Singapura dulu untuk bisa daftar IMEI,” katanya.
Sementara itu, pengantre lainnya, Satria, mengeluhkan antrean pendaftaran IMEI yang sangat panjang.
“Dua jam antre baru dapat giliran,” ucapnya Minggu (24/12).
Ia menuturkan seharusnya Bea Cukai Batam menambah petugas yang melayani pendaftaran IMEI sehingga tidak terjadi antrean yang panjang dan memakan waktu bagi para pendaftar.
General Manager Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, membenarkan adanya layanan pendaftaran IMEI di pelabuhan yang terletak di Kecamatan Batam Kota ini.
“Memang sempat ada antrean, biasanya malam pas last Ferry. Tak mengganggu penumpang, karena dijaga oleh petugas keamanan dan tim gabungan. Jadi antrean diminta tertib,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah, mengatakan, dalam sehari dapat melayani ratusan ponsel untuk didaftarkan IMEI-nya.
“Iya, memang (membludak) karena memang mereka memanfaatkan aturan yang ada,” ucapnya.
Menurutnya panjangnya antrean tersebut disebabkan banyaknya pengantre yang melengkapi syarat pendaftaran IMEI saat tiba di pelabuhan padahal hal tersebut dapat dilakukan sebelum keberangkatan maupun kedatangan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
