Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 02.29 WIB

Ikut Andil dalam Kemerdekaan Indonesia, Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam seminar nasional ‘Bedah Juang Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati’ di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/12/2023). (Istimewa) - Image

Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam seminar nasional ‘Bedah Juang Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati’ di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/12/2023). (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional ‘Bedah Juang Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati’ di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, belum lama ini.

Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kebanyakan orang tidak begitu mengenal sosok Roebiono Kertopati. Hal ini sebetulnya tidak mengherankan lantaran sangat sedikit referensi yang menjelaskan tentang sepak terjangnya dalam sejarah perjuangan pergerakan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“TNI Angkatan Darat banyak menulis tentang sejarah para anggotanya dalam perjuangan di Tanah Air, tapi tidak ada literatur tentang Roebiono Kertopati. Saya pun mengetahui sosok dan perannya setelah menjadi Kepala BSSN,” kata Hinsa.

Hinsa menambahkan, Roebiono Kertopati adalah seorang dokter di Kementerian Pertahanan. Pada 4 April 1946, ia diperintahkan oleh Menteri Pertahanan saat itu, Amir Syarifuddin, untuk membentuk badan pemberitaaan rahasia bernama Dinas Code. Lalu, pada tahun 1950 berubah namanya menjadi Jawatan Sandi. Kemudian, berubah lagi namanya menjadi Lembaga Sandi Negara pada tahun 1972.

“Roebiono Kertopati memimpin berikut mengembangkan lembaga tersebut hingga akhir hayatnya pada 23 Juli 1984. Semangat tanpa pamrih dan integritas yang ditunjukannya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, menggerakan kami sebagai generasi penerus untuk mengusulkannya menjadi Pahlawan Nasional,” ujar Hinsa.

Berbagai kegiatan militer dan politik negara yang selalu membutuhkan kerahasiaan komunikasi pemberitaan, sistem-sistem sandi buatannya terbukti efektif serta dapat diandalkan dalam pengamanan komunikasi. Baik di medan peperangan, perundingan-perundingan antara Pemerintah RI dengan Belanda, Pemerintah RI dengan PBB, di perbatasan, dan Gerilya.

Sosok Roebiono Kertopati yang berani untuk tidak dikenal, kata Hinsa, membuatnya dipandang ketat dalam menjaga kerahasiaan negara oleh insan persandian.

"Baginya, ‘kekhilafan satu orang saja cukup sudah menyebabkan keruntuhan negara’. Sehingga, atas dasar perjuangannya tersebut selama tiga jaman (pasca kemerdekaan, orde lama, dan orde baru), serta dari sudut pandang ideologi dan sosial-politik dalam membangun, mengembangkan dan pemimpin persandian hingga akhir hayatnya selama 38 tahun. Ini memperkuat usulan Roebiono Kertopati menjadi Pahlawan Nasional," tutup Hinsa.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore