Puskesmas Taman menjadi salah satu layanan kesehatan yang akan ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe D.
JawaPos.com – Ada kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur terkait pelayanan kesehatan.
Pemkab Sidoarjo dikabarkan akan meningkatkan layanan kesehatan yang ada di sejumlah puskesmas di wilayah setempat.
Dilansir dari Radar Sidoarjo pada Senin (18/12), hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.
Pemkab Sidoarjo berencana akan meningkatkan status tiga puskesmas menjadi rumah sakit dengan tipe D.
Bupati Muhdlor mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
"Kami rencanakan tiga puskesmas yaitu Puskesmas Sedati, Puskesmas Porong, dan Puskesmas Taman bisa segera naik level menjadi rumah sakit tipe D,” ungkapnya.
Muhdlor menyebutkan bahwa ketika puskesmas tersebut sudah memenuhi kriteria sebagai persyaratan untuk dapat dinaikkan statusnya menjadi rumah sakit, yakni memiliki luas lebih dari 5.000 m2.
"Jika melihat kualifikasi itu, maka tiga puskesmas tersebut sejauh ini yang dinilai memenuhi kriteria,” ucapnya.
Berkenaan dengan hal tersebut, Dinas Kesehatan Sidoarjo menyatakan selain luas lahan, yang menjadi kriteria bagi pelayanan kesehatan untuk bisa naik level adalah Sumber Daya Manusia (SDM) serta sarana prasarana yang ada.
Baca Juga: Deltras Sidoarjo Lolos 12 Besar Liga 2, Terkuak Rahasia Psikolog di Balik Tensi Tinggi Pertandingan
Fenny Apridawati sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo memaparkan persyaratan lanjutan bagi layanan kesehatan untuk mendapatkan status rumah sakit tipe D.
“Untuk syarat rumah sakit tipe D ini untuk SDM-nya adalah minimal memiliki dua tenaga spesialis dari empat besar penyakit dalam, kebidanan, bedah, dan anak. Sedangkan, untuk sarana prasarana akan terus kami usahakan dapat sesuai kriteria,” jelasnya.
Lebih lanjut, sesuai arahan Dirjen Pelayanan Kesehatan, Fenny menjelaskan pihaknya tidak akan mengurangi puskesmas agar kebutuhan kesehatan masyarakat selalu terpenuhi dan adanya pemerataan pelayanan kesehatan di daerah.
"Jadi, meskipun ada rumah sakit tipe D, tidak serta merta menghilangkan keberadaan puskesmas. Sebagai contoh Puskesmas Porong yang mempunyai lahan sekitar 9.000 m2, maka letaknya akan dibuat berdampingan antara rumah sakit tipe D dan juga puskesmas," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
