
Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mendapat sambutan hangat dari ribuan petani dan nelayan di Taman Marakas Pondok Ungu, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/12).
JawaPos.com - Kedatangan calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mendapat sambutan hangat dari ribuan petani dan nelayan di Taman Marakas Pondok Ungu, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/12). Mereka mendukung Ganjar untuk turunkan harga pangan dan membuka lapangan kerja.
Baik petani maupun nelayan untuk berebut foto sembari meneriakkan "Ganjar-Mahfud menang," teriak mereka berulang kali.
Ganjar mengajak dialog secara langsung untuk menyerap aspirasi dari nelayan dan petani. Ganjar menekankan produksi pangan di tanah air perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Hal itu untuk mendorong ketersediaan pangan dengan harga yang murah dan terjangkau.
"Bapak, Ibu, mau harga beras murah atau mahal?" tanya Ganjar, dalam keterangannya, Jumat (15/12).
Petani dan nelayan menjawab dengan lantang ingin harga beras dan bahan pangan yang lain murah.
"Mau murah. Iya murah, Pak," respon warga yang hadir.
Namun, ketentuan harga yang murah dan terjangkau oleh masyarakat itu tidak membuat rugi para petani. Oleh karena itu, biaya produksi petani harus ditekan agar tidak mahal.
"Pupuk harus mudah. Maka, saya tegaskan satu data Indonesia harus segera dibereskan," tegas Ganjar.
Menurut Ganjar, dengan satu data tersebut pemerintah akan tahu berapa alokasi anggaran, berapa kuota yang dibutuhkan dan cara distibusinya.
"Jadi, jangan sampai produktifitas kita turun karena persoalan-persoalan itu," ucap Ganjar.
Politikus PDI Perjuangan itu juga akan menerapkan program yang sukses saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Di antaranya gerakan seribu embung, untuk irigasi pertanian dan asuransi petani.
"Saya kira semakin banyak sumber air yang dimanfaatkan embung dan memperbaiki saluran irigasi, termasuk modernisasi irigasi yang perlu dilakukan. Asuransi petani juga sudah kita lakukan di Jateng saat itu sebagai respon cepat dari pemerintah ketika ada gagal panen," ungkap Ganjar.
Sementara, seorang buruh tani di Kabupaten Bekasi, Norman mendukung program Ganjar dalam memberikan kemudahan kebutuhan produksi petani.
"Ya saya mendukung program Pak Ganjar. Dan, petani juga berharap harga jual hasil panen juga pas untuk petani dan di pasaran terjangkau oleh masyarakat," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022