Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 02.25 WIB

Frekuensi Perjalanan Kereta Api Meningkat, KNKT Tekankan Keselamatan di Perlintasan Sebidang Selama Nataru

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono memberikan keterangan usai media rilis "Capaian Kinerja KNKT Tahun 2023" di Gedung KNKT, Jakarta, Kamis (14/12/2023). (Sumber: Antara/Benardy Ferdiansyah)

JawaPos.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menekankan pentingnya keselamatan pada perlintasan sebidang kereta api dan juga pada penyeberangan laut selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Natal dan tahun baru ini, kami salah satunya adalah memberikan himbauan ketika melintasi perlintasan sebidang, bagaimana melintasi perlintasan sebidang terus bagaimana kita menaiki kapal penyeberangan," kata Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono usai media rilis ‘Capia Kinerja KNKT Tahun 2023’ di Jakarta, Kamis (14/12), dilansir dari Antara.

KNKT turut memberikan contoh saat melintasi perlintasan sebidang, yaitu dengan berhati - hati dan menengok kanan-kiri terlebih dahulu sebelum melintas.

"Contoh ketika melintas perlintasan sebidang, kita lihat sebelum masuk ke perlintasan sebidang kita tengok kanan kiri yakin kan bahwa tidak ada kereta. Kalau tidak ada pintu perlintasan ini kemudian baru kita menyeberang. Hal - hal semacam itu yang kami himbau," ujar Soerjanto.

Soerjanto juga mengatakan jika adanya peningkatan frekuensi perjalanan kereta api pada periode Natal 2023 dan tahun baru 2024 sehingga masyarakat perlu berhati - hati saat melintas di perlintasan bidang.

"Ada beberapa kali kejadian ketika terjadi peningkatan frekuensi di perlintasan sebidang dan kereta api juga menambah frekuensi kan. Selain frekuensi jalannya, frekuensi kereta juga nambah," ujar Soerjanto.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dalam kurun waktu 2019-2022, jumlah kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang sebanyak 1.142 kejadian.

Kejadian kecelakaan dan tingkat fasilitasnya terus menurun sejak 2019. Dari total kejadian, yang terbanyak terjadi di perlintasan sebidang yang tidak dijaga, yaitu sebanyak 1.004 kejadian.

Adapun, jumlah perlintasan sebidang dalam kurun waktu 7 tahun trennya menurun dari 5.685 perlintasan sebidang pada 2016 menjadi 1.194 pada 2022.

Selain itu, Soerjanto mengatakan dalam menghadapi periode Natal dan tahun baru dari tahun ke tahun, KNKT juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore