
Photo
JawaPos.com – Tujuh tahun berjalan, Si Bina Cantik Bingits milik RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto kian menjadi primadona. Bahkan, ia sukses membawa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan Top 5 Outstanding Achievement Servisce Innovation 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Apa sebenarnya Si Bina Cantik Bingits ini? Si Bina Cantik Bingits adalah singkatan dari Sistem Bridging SIM RSMS, BPJS, dan INA-CBG’s Menuju Akuntalibiltas, Transparansi, dan Efesiensi Pelayanan Kesehatan JKN secara Paripurna Jamin Bisa Langsung Dilayani Cepat dan Klaim BPJS Akurat.
Sistem ini merupakan pembaruan dari sistem sebelumnya, Si Bina Cantik yang telah ada sejak 2014.
“Jateng menerima penghargaan dari Kemenpan-RB, dihadiahkan kepada kawan-kawan Rumah Sakit Margono atas terciptanya Si Bina Cantik Bingits,” ujar Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin usai acara penyerahan penghargaan oleh Menpan-RB Tjahyo Kumolo secara virtual, Selasa (9/11).
Diakui Taj Yasin, inovasi sistem dari RSUD Prof Dr Margono Soekarjo memang sudah langganan mendapat penghargaan. Bahkan, tiap tahun rumah sakit itu mendapat penghargaan. Oleh karena itu, tahun depan sistme tersebut akan dikembangkan lagi.
“Saya ucapkan selamat juga kepada kabupaten/kota yang saat ini juga berinovasi selalu, sehingga bisa mengharumkan Jawa Tengah,” papar Taj Yasin.
Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Yunita Dyah Suminar mengatakan, inovasi sistem Si Bina Cantik Bingits diciptakan untuk kemudahan, kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pada prinsipnya, pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini menggunakan asurasni BPJS. Nah, inovasi sistem tersebut membuat proses input data menjadi lebih simpel karena tiga sistem menjadi satu.
“Dulu kita melakukan klaim dengan kertas, tapi dengan Si Bina Cantik Bingits ini bebrasis elektronik. Sehingga mengurangi kesalahan, mengurangi keterceceran data. Klaim juga menjadi lebih akurat,” ujar Yunita.
Penghargaan yang telah banyak diterima, tak membuat rumah sakit tersebut berpuas. Yunita menyatakan, akan terus melakukan inovasi dan pengembangan sistem.
“Harapannya sistem yang terus kami kembangkan bisa digunakan di seluruh rumah sakit di Indoensia,” pungkas Yunita. (Eno)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
