
Menko Kemaritiman dan Investasi dan juga Koordinator PPKM Darurat Jawa–Bali Luhut Binsar Pandjaitan. (Kemenko Kemaritiman dan Investasi/Antara)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, pemerintah terus melakukan penyesuaian seiring dengan perkembangan Covid-19 di Indonesia. Ia meminta agar masyarakat tidak memandang pemerintah menjadi tidak konsisten dalam menerapkan kebijakan.
“Jadi saya mohon teman-teman di luar jangan ada pikiran sana sini tidak konsisten pemerintah, itu jauh dari itu. Kami sangat konsisten. Yang tidak konsisten itu adalah penyakitnya,” ujarnya secara virtual dikutip Selasa (9/11).
Menurutnya, kebijakan pemerintah menyesuaikan kondisi yang sedang terjadi atau dinamika dari pergerakan virus Covid-19 itu sendiri. Sebab, virus Covid-19 sendiri masih bermutasi dan terus mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Bahkan, pemerintah saat ini sedang mengkaji kembali kemungkinan pemberlakuan tes PCR sebagai syarat perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru. Selain itu, pemerintah juga mengkaji aturan perpanjangan masa karantina bagi pelaku perjalanan internasional guna mencegah penularan varian baru Covid-19 dari luar negeri.
Dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, pemerintah sedang mengkaji kemungkinan memperpanjang masa karantina pelaku perjalanan internasional yang semula 3x24 jam menjadi 7x24 jam.
“Kita sedang mengevaluasi apakah nanti penahanan mobilitas penduduk ini akan kita terapkan kembali pelaksanaan dari PCR. Itu sedang kami kaji," sebutnya.
Luhut meminta agar masyarakat tetap berfikir positif terhadap kebijakan pemerintah. Sebab, menurutnya, dalam mengendalikan pandemi membutuhkan kecermatan seperti operasi militer.
"Ini sekarang seperti science and art. Jadi memutuskan ini seperti operasi militer, kita melihat dengan cermat, jadi jangan ada pikiran ke mana-mana kok berubah-ubah," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
