
Tangkapan layar kamera CCTV yang memperlihatkan erupsi yang keluar dari kawah Gunung Anak Krakatau di Lampung, Selasa (28/11/2023).
JawaPos.com - Pada Minggu (3/12) pukul 15.05 WIB, Gunung Anak Krakatau kembali menggelegar dengan erupsi mematikan. Luncuran abu vulkanik mencapai ketinggian mencengangkan, 1.500 meter dari puncak gunung api aktif tersebut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 75 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 10 detik. Letusan gunung berapi bukanlah peristiwa yang dapat diabaikan.
Dalam sejarah Indonesia, kita menyaksikan beberapa letusan gunung berapi yang dahsyat dan meninggalkan jejak bencana besar. Dampaknya tidak hanya terbatas pada saat letusan itu terjadi, tetapi juga bisa menciptakan malapetaka yang berkepanjangan.
Mirip dengan gempa bumi, besarnya letusan gunung berapi diukur menggunakan Volcanic Explosivity Index (VEI). Mulai dari peringkat 1 hingga 8, VEI memberikan gambaran seberapa besar dan merusaknya suatu letusan.
Dilansir dari coconuts.co pada Minggu (3/11), sepanjang sejarah Indonesia, ada beberapa letusan gunung berapi paling mematikan. Berikut 11 di antaranya:
Letusan Gunung Agung pada 1963 merupakan yang terbesar pada abad ke-20 dengan kekuatan 5 VEI (Volcanic Explosivity Index).
Letusannya berlangsung dalam beberapa fase dari Februari hingga Januari 1964.
Mengakibatkan puluhan desa hancur dan lahan pertanian rusak parah akibat aliran lava. Diperkirakan lebih dari 1.000 orang meninggal dunia.
Setelah tidak aktif selama lebih 400 tahun, Sinabung kembali meletus pada 2010. Semenjak itu menjadi salah satu gunung paling aktif dan berbahaya di Indonesia.
Letusannya pada 2014 menewaskan 16 orang.
Hingga kini terus dipantau dengan status waspada. Jatuhnya abu vulkanik telah merusak tanaman pertanian.
Letusan tahun 1772 merupakan yang terdahsyat dalam sejarah Papandayan. Longsoran puing-puing gunung menyapu 40 desa dan menewaskan kurang lebih 3.000 jiwa.
Mengubah bentuk gunung dengan runtuhnya sisi timur laut membentuk puncak kembar.
Dikenal sebagai salah satu gunung paling mematikan di Indonesia.
Diperkirakan telah memakan 15.000 korban jiwa sejak abad ke-15. Letusan terdahsyat terjadi pada 1586 yang menewaskan lebih dari 10.000 orang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
