Sebuah tank Israel melaju di Kota Gaza. Sumber: (Foto: Handout via AP)
JawaPos.com - Lebih dari 100 warga Palestina di Gaza, termasuk 50 orang dari satu keluarga dilaporkan tewas pada hari Rabu (22/11).
Tewasnya korban ketika pasukan Israel terus melakukan serangan dari darat, laut, dan udara, beberapa jam setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang akan dimulai pada hari Kamis.
Dilansir dari The Guardian, Wafa, sebuah kantor berita Palestina, mengatakan 81 orang telah terbunuh sejak tengah malam ketika rumah-rumah menjadi sasaran serangan di pusat jalur tersebut.
Sebanyak 60 orang lainnya diyakini tewas setelah pengeboman di dalam dan sekitar kamp pengungsi Jabaliya di bagian utara.
Riyad al-Maliki, Menteri Luar Negeri Palestina, mengatakan dalam sebuah kunjungan ke London bahwa 52 korban di Jabaliya berasal dari keluarga Qadoura yang sama.
"Saya memiliki daftar nama-nama mereka, 52 orang dari mereka. Mereka semua tewas, dari kakek hingga cucu," katanya.
Pengeboman mematikan juga dilaporkan terjadi di kamp pengungsi al-Nuseirat, menewaskan sembilan orang.
Angka-angka korban sulit untuk diverifikasi karena pertempuran yang masih berlangsung, meskipun laporan awal sering kali meremehkan jumlah korban hingga jumlah korban yang hilang dihitung.
Pertempuran berlanjut di sekitar dua rumah sakit di bagian utara Jalur Gaza, yaitu rumah sakit Indonesia dan rumah sakit Kamal Adwan di Beit Lahiya.
Di tengah tuntutan IDF agar kedua rumah sakit tersebut dievakuasi agar militer dapat mengambil alih kendali.
"Kami mengkhawatirkan nyawa mereka yang berada di dalam Kamal Adwan, al-Awda, dan rumah sakit Indonesia," kata Medhat Abass, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza.
Selain itu, Medhat Abass juga menjelaskan jika sebelumnya rumah sakit Indonesia dalam keadaan terkepung.
Abass membagikan pesan dari Dr Essay Nabhan, kepala departemen keperawatan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
