
Iran telah berjanji untuk melanjutkan operasi, dengan mengatakan setiap serangan terhadap tanah, perairan atau wilayah udaranya akan menarik tanggapan AS. (Reuters)
JawaPos.com - Tiongkok dan Pakistan mendesak Amerika Serikat (AS) serta Iran segera menghentikan permusuhan dan kembali ke meja perundingan. Seruan itu disampaikan di tengah memburuknya situasi di Iran yang dikhawatirkan dapat memicu eskalasi konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Desakan tersebut disampaikan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar di Shanghai.
Dalam pertemuan itu, kedua negara menyatakan keprihatinan mendalam terhadap memburuknya situasi di Iran. Mereka meminta seluruh pihak yang terkait segera menghentikan aksi permusuhan, mengatasi berbagai hambatan, memulihkan komunikasi, serta kembali melanjutkan dialog untuk mencapai kesepakatan damai yang menyeluruh melalui jalur negosiasi.
Tiongkok dan Pakistan juga menyerukan agar komunitas internasional terus memberikan dukungan terhadap upaya penyelesaian konflik secara damai.
Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menegaskan bahwa nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tahap pertama yang pernah dicapai Amerika Serikat dan Iran merupakan hasil diplomasi yang tidak mudah diwujudkan.
Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan buah dari negosiasi bilateral antara AS dan Iran, sekaligus didukung oleh kontribusi masyarakat internasional, termasuk peran Pakistan sebagai mediator.
"Nota kesepahaman tahap pertama yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran tidak diraih dengan mudah. Itu merupakan hasil negosiasi bilateral dan juga berkat upaya bersama komunitas internasional, dengan Pakistan memainkan peran koordinasi dan mediasi yang sangat penting," kata Wang Yi dikutip via China Daily.
Ia menambahkan, ketentuan utama dalam MoU tersebut tidak hanya melindungi kepentingan mendasar dan jangka panjang para pihak yang terlibat, tetapi juga memenuhi harapan masyarakat internasional sehingga harus dijaga dan dipertahankan.
Wang Yi menegaskan seluruh pihak harus menghormati komitmen yang telah disepakati dan mematuhi isi nota kesepahaman tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022