
Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers Melindungi Indonesia dengan Rapid Test Buatan Anak Negeri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan kualita
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah menyebabkan 3.709.397 kematian secara global per Juni 2021. Bahkan, bukan tidak mungkin, jumlah tersebut akan makin meningkat jika program vaksin dan perawatan tidak bekerja secara efektif sesuai yang direncanakan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun tetap menyampaikan optimistismenta untuk membangun kembali masyarakat pasca pandemi.
Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan global, tetapi juga menyebabkan “Great Lockdown” yang berujung pada resesi ekonomi global terburuk. Indonesia pun dilanda puncak resesi ketika pertumbuhan ekonomi mencapai minus 5,3 persen pada kuartal empat tahun lalu.
"Siap atau tidak, pandemi ini telah menyebabkan perubahan besar dan global. Pandemi telah menciptakan lingkungan yang bergejolak, tidak pasti, kompleks, dan ambigu," tutur dia dalam keterangannya, Jumat (25/6).
Ia mengemukakan bahwa untuk membangun kembali dunia yang sejahtera di era pasca pandemi, ada enam kapasitas sosial yang saling terkait yang perlu diperkuat dan dipertahankan. Pertama, kapasitas untuk melestarikan dan meningkatkan sumber daya alam dan antropogenik yang merupakan basis produktif masyarakat.
Kedua, kapasitas untuk memastikan kesetaraan yang lebih besar dalam akses ke sumber daya itu serta aliran barang dan jasa yang dihasilkannya. Ketiga, kapasitas untuk beradaptasi dengan kendala tak terduga melalui identifikasi dan penyediaan cadangan kebutuhan penting serta bagaimana memobilisasinya.
"Lalu, kapasitas untuk mengubah pembangunan yang tidak berkelanjutan menjadi lebih berkelanjutan dengan mencopot pejabat yang tidak punya kapasitas," jelasnya.
Kelima, kapasitas untuk menghubungkan pengetahuan dan tindakan dengan cara meningkatkan efektivitas dorongan politik yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan yang adil. Terakhir, kapasitas mengatur, untuk bekerja sama mencapai apa yang tidak dapat dicapai sendiri, lalu membangun dan mengimplementasikan semua kapasitas secara terpadu dan saling mendukung.
"Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan terutama sektor publik. Di sektor kesehatan, banyak negara telah menunjukkan kemampuan beradaptasi terhadap penyakit baru yang berkembang pesat dan bencana global, dan menyoroti kebutuhan perawatan intensif dalam sistem kesehatan modern," pungkas Muhadjir.

Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Kecewa Berat! Francisco Rivera Ungkap Kondisi Ruang Ganti Persebaya Surabaya Usai Kalah dari Madura United
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
Kick-off Sempat Dimajukan! Ini Jadwal Resmi Persib Bandung vs Arema FC di GBLA
Tak Ada Timnas Indonesia U-17! Klasemen Runner-up Terbaik Piala AFF U-17 2026 Usai Thailand Dikalahkan Laos
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
