
Pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kota Bogor. Pemkot Bogor/Antara
JawaPos.com - Kasus Covid-19 di Indonesia makin mengkhawatirkan dengan munculnya varian Delta dari India. Situasi itu ditandai dengan menumpuknya pasien Covid-19 di rumah sakit. Data Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyebutkan angka ketersediaan tempat tidur atau BOR di rumah sakit di lima provinsi sudah mencapai 100 persen.
Ahli Spesialis Penyakit Dalam yang juga Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban mengatakan saat ini situasinya sudah darurat. Positivity Rate PCR pun sudah 40 persen.
"Maka tak bisa kebijakan standar. Harus lebih ketat. Indonesia sekarang sudah 40 persen positivity rate-nya. Itu berarti risiko kita tertular amat sangat tinggi. Data per hari begitu banyak RS penuh, ICU penuh, maka perlu kebijakan ketat," kata Prof Zubairi kepada JawaPos.com, Selasa (22/6).
Baca Juga: Pasien Covid-19 Susah Cari RS, Jokowi Diingatkan Situasi Sudah Gawat
Maka, kata dia, perlu ada polisi hingga instansi aparat untuk melakukan penegakan hukum, melakukan tanpa pandang bulu dengan keras. Menurutnya PPKM mikro saat ini harus dipertebal.
"Kita nilai dulu hasilnya gimana. Kalau terbukti hari ke hari enggak berpengaruh maka perlu dilakukan istilahnya lockdown. Lockdown kan hanya 14 hari, maka setelah itu ekonomi pasti bisa berjalan," katanya.
Data yang terlihat per 19 Juni 2021, sedikitnya lima provinsi terpadat sudah melaporkan angka BOR sebanyak 100 persen. Di antaranya pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Dan dari beberapa pulau itu, BOR 100 persen sudah ada di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jogjakarta.
"Kami di RS sekarang sedang berusaha mengurai tumpukan-tumpukan pasien," kata Sekjen PERSI dr. Lia G Partakusuma kepada wartawan.
"Ini sudah situasi kurang baik ya. Harus betul-betul diwanti-wanti lah. Jangan sampai orang dirawat di RS," tambahnya.
Menurut dr. Lia, terlihat sekali kurva pada periode Mei-Juni 2021 kasus Covid-19 begitu pesat. Itu membuktikan bahwa virus varian Delta saat ini cepat sekali menular.
"Mei sampai Juni kenaikan pesat sekali. Indikasikan virus sekarang ini cepat menular," ujarnya.
Sebagai contoh data RS di Indonesia dengan BOR mencapai lebih dari 100 persen yaitu terjadi di Bandung. Per 19 Juni, sejumlah RS di Bandung sudah kolaps.
1. BOR RS Umum Santo Borromeus 102,86 persen
2. RS Umum Santo Yusup 100 persen
3. RS umum kebon jati 100 persen
4. RS Ibu dan Anak Limijati 100 persen
6. RS Umum Al Islam Bandung 95,12 persen
7. RS Umum Hermina Arcamanik 94,87 persen

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
