
Fuja, seorang manajer dari toko My Beauty Store diduga menguras uang toko sebesar Rp 1,3 miliar. (Istimewa)
JawaPos.com – Lagi-lagi kasus penggelapan dana yang dilakukan oleh karyawan terhadap bosnya terjadi dan viral di media sosial karena sang pelaku memakai uang hasil tilepan untuk memenuhi gaya hidupnya yang hedon.
Karyawan tersebut bernama Fuja, seorang manajer dari toko ‘My Beauty Store’ yang menjual produk skincare dan kecantikan. Fuja menguras uang toko hingga Rp 1,3 Miliar dan aksinya ini berlangsung selama 2 tahun.
Dari yang terlihat di media sosialnya, Fuja sering sekali pergi berlibur ke Bali, bahkan bisa dikatakan dirinya bisa mengunjungi pulau dewata tersebut hampir setiap dua bulan sekali.
Selain berlibur, Fuja juga tidak menahan untuk membeli barang-barang bermerek yang harganya mahal. Mulai dari tas dan sepatu, iphone hingga mobil yang dibelinya secara cash.
Baca Juga: Pemain Kriket asal Bangladesh Lewatkan Latihan sebab Polusi di Delhi Tidak Kunjung Membaik
Awalnya, Fera (pemilik toko) tidak menaruh curiga pada karyawannya tersebut. Sebab Fuja merupakan orang yang dikenalnya dekat dan telah dia percayai. Fera juga selalu mendengar curhatan Fuja yang bercerita bahwa dirinya memiliki pacar yang sangat royal.
Namun kecurigaan muncul saat Fera merasa usahanya tidak balik modal. Banyak barang di tokonya yang habis tapi tidak ada perputaran uang. Dia kesulitan untuk belanja barang.
Akhirnya Fera pun melakukan investigasi kepada semua karyawan di tokonya. Ditemukanlah data yang diaudit oleh Fuja tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan.
Fuja bertanggung jawab sebagai admin offline. Dia juga menangani pembelian secara offline seperti end customer dan grosir, yang berarti Fuja berhadapan langsung dengan proses distribusi termasuk alur keluar masuknya uang.
Dia memanipulasi data yang ada di komputer, melakukan transaksi diluar rekening perusahaan, melakukan penjualan barang diluar toko, dan sengaja menghapus chat para reseller dan member yang sudah order. Fuja juga berbohong kepada para customer kalau debit milik perusahaan sedang error sehingga pembayaran melalui cash dan langsung dia ambil.
Baca Juga: Lagu Baru dan yang Terakhir oleh The Beatles, Now and Then Puncaki Tangga Lagu di Inggris
Dari beberapa bukti yang sudah dikumpulkan, pemilik toko pun meminta Fuja untuk mencetak rekening koran. Apa yang tertera di sana kemudian membuat Fera terkejut karena pemasukan dan pengeluaran dari rekening Fuja mencapai angka yang fantastis.
Kisah penggelapan dana yang dilakukan oleh karyawannya sendiri ini dibagikan oleh Fera melalui instagramnya, @alfyeraalvionita15. Dia menampilkan semua bukti dan kronologi saat mengusut kasus terkait tokonya.
“Pantes aja di IG nya hedon terus mulu, dilihat liburan mulu ke Bali,” tulis Fera dalam videonya. Fera juga menampilkan semua potret gaya hidup Fuja yang sangat hedon dari Instagramnya.
Agar tidak dicurigai, Fuja ternyata menyembunyikan Fera dari orang yang dapat melihat instagram story-nya. Fuja juga sering mengunggah foto menggunakan fitur close friend yang tidak bisa dilihat oleh Fera.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
