
Mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin
JawaPos.com - Tim advokasi Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah berencana menyambangi kantor Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada Senin (22/2) besok, terkait klarifikasi dilaporkannya Din Syamsuddin oleh Gerakan Antiradikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB). Hal ini dilakukan untuk mendapatkan informasi secara renci terkait tuduhan radikalisme kepada Din Syamsuddin.
"Setelah mendapat surat kuasa dari Prof Din Syamsudin pada Jumat (19/2) lalu, berencana akan menyambangi kantor Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada hari Senin (22/2) sekitar pukul 11.00 WIB dan menemui Ketua KASN guna mendapatkan informasi dan data terkait surat laporan GAR ITB terhadap klien kami," kata Koordinator Tim Advokasi MHH, Gufroni dalam keterangannya, Minggu (21/2).
Gufroni menuturkan, kunjungan ke kantor KASN adalah bagian dari upaya Tim Advokasi MHH untuk mendapatkan klarifikasi terkait adanya tuduhan radikal oleh GAR ITB sebagaimana ramai diberitakan. Sebab permintaan klarifikasi kepada Ketua KASN penting dilakukan, untuk menjernihkan suasana baik di internal persyarikatan maupun masyarakat luas.
Oleh karena itu, Gufroni berharap KASN menerima kedatangannya ke kantor KASN diharapkan bisa memeroleh data untuk melakukan upaya hukum. Sebagaimana yang dituduhkan kepada Din Syamsuddin. "Ini demi penyelesaian masalah hukum dan tentunya menjadi bahan kajian kami untuk melakukan langkah hukum selanjutnya," tegas Gufroni.
Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke KASN. GAR ITB merupakan asosiasi alumni ITB.
Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020, perihal Laporan pelanggaran Disiplin PNS atas nama Terlapor Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D, dan surat nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021 tanggal 28 Januari 2021, perihal Hukuman disiplin PNS a/n Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. Ph.D.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/shW5UKckxPc

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
