Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 22.15 WIB

Ikut Kawal Kasus Jessica Wongso, Ashanty Akui Sempat Kesal dengan Kesaksian dr Djaja Surya Atmadja

Ashanty dan dr Djaja (YouTube). - Image

Ashanty dan dr Djaja (YouTube).

 
JawaPos.com - Penyanyi Ashanty menjadi salah satu selebriti yang turut mengawal kasus kopi sianida Jessica Wongso.
 
Pengakuan ini diungkapkan Ashanty kepada dr Djaja Surya Atmadja, yang menjadi bintang tamu di kanal YouTube-nya.
 
"Dokter, kalau saya boleh flashback ke tujuh tahun lalu, saya merupakan salah satu orang yang sangat mengikuti persidangan itu sebagai masyarakat awam," tutur Ashanty, dikutip dari kanal YouTube NGOBROL ASIX pada Kamis (12/10).
 
Menyampaikan kesaksiannya di masa lalu, Ashanty tanpa ragu menyebutkan bahwa dr Djaja sangat kontroversial dan sempat membuatnya kesal.
 
Hal itu lantaran dr Djaja memiliki kesaksian yang berbeda dan berada di pihak yang tidak menguntungkan, yakni saksi ahli pihak Jessica Wongso.
 
"Saat itu Dokter begitu kontroversial karena Dokter merupakan salah satu saksi ahli yang menurut saya berada di pihak terdakwa dari pihak Pak Otto Hasibuan," ujarnya.
 
 
"Dokter berani untuk menyampaikan apa yang dokter lihat, padahal saat itu mungkin kurang menguntungkan posisinya sebagai saksi ahli dari pihak Jessica saat itu, Dok," sambungnya.
 
Tak mempermasalahkan pandangan orang lain, dokter Djaja justru menjelaskan bahwa dirinya yang bertugas sebagai seorang dokter harus berbicara berdasarkan apa yang diyakini, yang mana itu berasal dari pengetahuan dan pengalaman.
 
"Prinsipnya, ahli itu kalau ngomong berdasarkan apa yang ia yakini. Seorang ahli atau dokter datang ke pengadilan apapun, dia hanya ngomong apa yang dia yakini. Keyakinan itu dari pengetahuan dan dari pengalaman dan dua-duanya saya punya," tutur dr Djaja.
 
Dokter Djaja juga menyebut bahwa dirinya adalah seorang pengajar dalam bidang forensik dan sianida.
 
Ia juga mengklarifikasi bahwa dirinya tidak memiliki tendensi apa pun. Ia mengaku hanya menyampaikan apa yang ia anggap benar.
 
Hal itulah yang membuat dr Djaja Surya Atmadja yakin dengan apa yang diungkapkan dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso.
 
 
"Saya mengajar itu, jadi saya hafal di luar kepala soal itu (ilmu forensik dan sianida). Sehingga pada waktu itu, saya ngomong apa yang mesti saya omongkan."
 
"Karena seorang dokter itu tidak punya kewajiban untuk membela siapapun, ngomong apa yang dianggap benar," paparnya.
 
Diakui dr Djaja Surya Atmadja, ia tidak peduli meskipun saat itu banyak orang yang tidak berpihak kepadanya. Ia merasa harus menyampaikan kebenaran berdasarkan pengetahuannya sebagai ahli, pengajar, dan peneliti sianida.
 
"Saya punya pengalaman menangani kasus, saya meneliti dan mengajar sianida. Jadi itulah yang saya kemukakan di pengadilan."
 
"Saya enggak peduli yang lain setuju atau enggak setuju, karena sebagai ahli forensik, saya sangat menghormati guru saya," pungkas Dr. Djaja.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore