Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 23.21 WIB

Tegas! WALHI Sebut Malaysia Juga Bertanggungjawab atas Karhutla Indonesia

Ilustrasi: Suasana hutan dan lahan gambut yang terbakar di Parit Sembin, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (15/9/2023)./ - Image

Ilustrasi: Suasana hutan dan lahan gambut yang terbakar di Parit Sembin, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (15/9/2023)./

JawaPos.com – Malaysia diketahui telah mengirim surat kepada Indonesia, berkaitan dengan polusi asap lintas batas yang ditimbulkan dari adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

Menanggapi langkah Malaysia yang demikian, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) merespon dengan mengatakan bahwa Indonesia tak bisa disalahkan serta merta begitu saja atas polusi asap yang tengah ada.

Bahkan, menurut WALHI juga menyebutkan bahwa Malaysia seharusnya juga turut bertanggung jawab atas hal ini.

Pasalnya, dalam catatan WALHI, terdata ada tiga perusahaan Malaysia di Kalimantan Barat yang konsesinya terbakar.

Tak hanya itu, karhutla 2023 ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, karhutla serupa juga terjadi pada 2015 dan 2019.

“Pemerintah Malaysia harusnya bertanggungjawab bukan malah kemudian menyurati Pemerintah Indonesia,” kata Manajer Kampanye Hutan dan Kebun WALHI, Uli Arta Siagian, dilansir dari Antara, Jumat (6/10).

Sebagai tindak lanjut, Uli menilai bahwa pemerintah Malaysia seharusnya bisa bertindak tegas terhadap perusahaan-perusahaan tersebut, yang turut menyumbang kadar asap lintas batas karhutla.

“Karena Malaysia juga menerima manfaat paling besar dari praktik bisnis kelapa sawit Indonesia,” imbuhnya.

Sementara dari pihak Malaysia, Menteri Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup Dan Perubahan Iklim Malaysia, Nik Nazmi, mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia belum memberikan tanggapan atas surat yang dikirimnya beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, bencana karhutla tengah masif terjadi di Indonesia, seperti hutan dan lahan gambut di Pulau Sumatera, Kalimantan dan sebagian Pulau Jawa.

Berbagai upaya pun dikerahkan untuk memadamkan api kebakaran.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore