
Kekeringan karena suhu ekstrem telah melanda Danau Titicaca di Bolivia. (Sumber: REUTERS/Claudia Morales)
JawaPos.com - Tahun ini menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat, dengan suhu rata-rata global hingga saat ini 0,52 derajat Celcius.
Cuaca ini lebih tinggi dari rata-rata, berdasar data dari Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa pada Kamis (5/10).
Suhu global pada Januari hingga September juga 1,4 derajat Celcius lebih tinggi dibandingkan rata-rata pra-industri (dari 1850-1900), tambah lembaga tersebut, karena perubahan iklim mendorong suhu global ke rekor baru dan pola cuaca jangka pendek juga mendorong pergerakan suhu.
Bulan lalu merupakan September terpanas yang pernah tercatat secara global, dengan 0,93 derajat Celcius di atas suhu rata-rata untuk bulan yang sama pada 1991-2020.
Dan suhu global pada bulan tersebut adalah bulan dengan suhu hangat yang paling tidak lazim sepanjang tahun dalam kumpulan data ERA 5 sejak 1940.
Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim dikombinasikan dengan munculnya pola cuaca El Nino tahun ini, yang menghangatkan permukaan air di Samudera Pasifik bagian timur dan tengah, telah memicu suhu yang memecahkan rekor baru-baru ini.
"Suhu yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang tahun yang diamati pada September, setelah rekor musim panas, telah memecahkan rekor dengan suhu yang luar biasa,” ucap Samantha Burgess, Wakil Direktur Copernicus, menyampaikan dalam sebuah pernyataan.
“Bulan dengan suhu ekstrem ini telah mendorong 2023 ke peringkat pertama, menjadi tahun terpanas dan sekitar 1,4 derajat Celcius di atas suhu rata-rata sejak pra-industri," lanjutnya.
"Dua bulan setelah COP 28, urgensi untuk melakukan tindakan iklim yang ambisius menjadi sangat penting," katanya mengacu pada Konferensi Perubahan Iklim PBB.
Tahun lalu bukanlah sebuah rekor, meskipun suhu dunia 1,2 derajat Celcius lebih hangat dibandingkan masa pra-industri.
Rekor sebelumnya terjadi pada 2016 dan 2020 ketika suhu rata-rata lebih tinggi 1,25 derajat Celcius.
Luas es di Antartika masih berada pada rekor terendah sepanjang tahun ini, sementara luas es di Laut Arktik berada 18% di bawah rata-rata.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
