Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 September 2023 | 17.24 WIB

Viral! Perundungan Siswa SMP di Cilacap, Kak Seto Sampaikan Hal Ini

Seto Mulyadi (Kak Seto). Mengalihkan anak dari gadget harus dimulai dari usaha orang tua dengan mengajak kegiatan yang kreatif. Inri Sembiring/JawaPos.com - Image

Seto Mulyadi (Kak Seto). Mengalihkan anak dari gadget harus dimulai dari usaha orang tua dengan mengajak kegiatan yang kreatif. Inri Sembiring/JawaPos.com

JawaPos.com - Seluruh Indonesia tengah dihebohkan dengan kasus perundungan anak, usai video kekerasan siswa SMP di Cilacap tersebar di media sosial.

Perihal kasus perundungan tersebut, psikolog dan juga mantan ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi.
 
Kak Seto sapaan akrab Seto Mulyadi turut menyoroti kasus perundungan siswa SMP di Cilacap ini. Ia mengucapkan terima kasih khususnya kepada pihak Polresta Cilacap yang sudah bertindak cepat.
 
Pasalnya, pihak kepolisian setempat langsung bergerak cepat melakukan tindakan tegas dengan menangkap pelaku.
 
"Kami apresiasi kepada Polresta Cilacap yang segera melakukan tindakan tegas dan menangkap pelakunya," ungkap Kak Seto seperti dikutip JawaPos.com dari video yang diunggah di akun Instagram @kaksetosahabatanak, Kamis (28/9).
 
Kepada pihak berwajib, Kak Seto memohon agar pelaku dapat dikenakan sanksi pidana sesuai undang-undang perlindungan anak maupun sistem peradilan pidana anak.
 
 
"Mohon kepada pelaku, dikenakan sanksi pidana sesuai undang-undang perlindungan anak maupun sistem peradilan anak," tegasnya.
 
Hal ini menurutnya, agar pelaku perundungan siswa SMP di Cilacap dapat diberikan efek jera sehingga tidak akan mengulangi perilakunya di kemudian hari.
 
"Ada efek jera dan tidak mengulangi tindakan kekerasan kekerasan tersebut," kata Seto Mulyadi.
 
Selain hal itu, Seto juga turut menyoroti perlindungan dan perkembangan korban usai peristiwa perundungan yang tidak hanya mengalami kekerasan secara fisik namun juga psikis.
 
"Selain pengobatan luka-lukanya, mohon juga treatment psikologis kepada korban sehingga tidak terguncang jiwanya dan mengalami permasalahan jangka panjang, termasuk mengganggu konsentrasinya untuk belajar," imbuhnya.
 
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, korban mengalami beberapa luka lebam dan sedang dilakukan sejumlah upaya pengobatan.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore