Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2023 | 18.48 WIB

Tutup Agenda KTT ASEAN 2023 di Jakarta, Presiden Jokowi Minta Konflik Kerusuhan di Myanmar Tetap Dipantau

SATU TUJUAN: Presiden Jokowi (lima dari kanan) bersama pemimpin negara-negara ASEAN an PM Kepulauan Mark Brown (kiri) sebagai ketua Pasific Island Forum saat pembukaan KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta (5/9)

JawaPos.com - Presiden Indonesia, Joko Widodo menegaskan ASEAN harus terus memantau di tengah konflik yang terjadi di Myanmar.

Hal ini diungkapkan Presiden Jokowi seusai menutup acara resmi KTT ASEAN ke 43 yang telah selesai diselenggarakan di Jakarta pada 5 hingga 7 September 2023.

Presiden Joko Widodo juga menjelaskan tema keketuaan Indonesia yang mengusung ASEAN Matters : The Epicentrum of Growth telah dirasa tepat.

"Sudah tepat dan kembali kita mengingatkan masih ada urusan yang belum selesai yakni konflik di Myanmar. Karena di tengah rivalitas dan ketegangan geopolitik dunia ini, butuh poros agar terus berputar pada jalurnya," jelas Presiden Jokowi dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Jumat (8/9).

"ASEAN punya untuk itu, karena pertumbuhan kita di atas rata-rata dunia. Bonus demografi juga ada, stabilitas politik juga terjaga dan saya melihat menjadi tugas Indonesia bersama dengan negara ASEAN lainnya memastikan bahwa kapal ASEAN harus terus berlayar," tegasnya.

Ia kemudian menanggapi ungkapan berbagai pihak yang mempertanyakan efektifitas gelaran KTT ASEAN 2023 lantaran penyelesaian konflik di Myanmar yang dinilai tak menujukan kemajuan.

Presiden Joko Widodo kemudian menegaskan bahwa Indonesia bersama negara anggota ASEAN lain sepakat untuk terus mengupayakan perdamaian terjadi di Myanmar.

"Terkait dengan Myanmar apakah efektifitas ASEAN itu ada saat ini? karena ada yang menyampaikan tidak adanya progres kemajuan dalam menangani konflik tersebut. Saya perlu sampaikan ASEAN harus hadir dan sepakat untuk menjadi jalan tengah di konflik Myanmar," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo menambahkan bahwa selama pelaksanaan KTT ASEAN 2023 telah melahirkan sebanyak 145 kesepakatan yang dijajaki oleh sebanyak 70 pemangku kepentingan negara. Ia lalu menegaskan bahwa ASEAN tidak tersandera dengan isu Myanmar.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore